KETIK, SURABAYA – Koordinasi persiapan pelaksanaan qurban 2026 di PT Rumah Potong Hewan Surabaya Perseroda telah selesai, menandai kesiapan layanan pemotongan hewan qurban yang kembali dibuka dengan sejumlah penyesuaian kebijakan.
Ketua Panitia Kurban Amanah 2026, Dwi Retno Palupi, menyampaikan bahwa tahun ini RPH Surabaya hanya melayani jasa pemotongan sapi tanpa menyediakan atau menjual hewan qurban.
“Sesuai arahan manajemen, tahun ini kami hanya melayani jasa pemotongan sapi dan tidak menyediakan maupun menjual hewan qurban,” ujar Palupi.
Ia menjelaskan, untuk sapi dengan bobot maksimal 800 kilogram, biaya pemotongan ditetapkan Rp2,8 juta, termasuk proses penyembelihan hingga pengemasan daging siap distribusi. Layanan sontor atau lepas tulang juga tersedia dengan biaya yang sama untuk batas bobot tersebut.
“Untuk jasa sontor atau lepas tulang, biayanya juga RP2,8 juta untuk sapi dengan bobot maksimal 800 kilogram,” jelasnya.
Ia juga menginformasikan bahwa pendaftaran jadwal pemotongan dibuka mulai 20 April 2026. Masyarakat disarankan segera mendaftar karena kuota terbatas dan berpotensi cepat penuh.
“Pendaftaran sudah kami buka. Kami sarankan masyarakat segera mendaftar agar mendapatkan slot jadwal pemotongan, karena kuota pasti akan cepat terpenuhi,” tegasnya.
Dengan persiapan yang telah dimatangkan, RPH Surabaya optimistis pelaksanaan qurban tahun ini berjalan lancar, aman, higienis, dan sesuai syariat Islam.(*)
