KETIK, SURABAYA – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya melakukan fogging atau pengasapan di Asrama Haji Surabaya pada Sabtu 18 April 2026.
Kegiatan pengasapan ini dilakukan sebagai persiapan Asrama Haji Surabaya menyambut kedatangan Jemaah Calon Haji (JCH) yang akan berangkat ke Tanah Suci.
Petugas BBKK Surabaya melakukan pengasapan di sejumlah titik di Asrama Haji Surabaya yang disinyalir menjadi area favorit nyamuk berkembang biak.
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Lingkungan BBKK Surabaya, Yuyung Setiyowati mengatakan, pengasapan dilakukan untuk mengendalikan penyakit.
"Kami melakukan fogging dalam rangka mengendalikan faktor penyebab demam berdarah, yaitu nyamuk Aedes Aegypti. Asrama haji merupakan zona karantina, sebelum jemaah berangkat, kesehatannya harus dipastikan aman," katanya.
Kendati demikian ia menekankan, pengasapan bukan satu-satunya langkah pencegahan. Upaya utama tetap difokuskan pada pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Kegiatan ini berlangsung kurang lebih dua jam, mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB. BBKK Surabaya membagi dua tim petugas, mereka melakukan pengasapan di area kanan dan kiri gedung Asrama Haji.
Sebagai informasi, Asrama Haji Surabaya mulai menerima JCH 2026 pada tanggal 21 April 2026. Kloter pertama ini akan masuk sehari di Asrama Haji Embarkasi Surabaya untuk menjalani karantina sebelum berangkat ke Tanah Suci pada tanggal 22 April 2026. (*)
