KETIK, MALANG – Mural bertuliskan Malang The Glory Land yang berada di salah satu dinding di Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Klojen, Kota Malang, mendadak lenyap. Mural ikonik itu ditimpa tulisan baru berwarna putih dan kuning bertuliskan Malang Menyala Bersama.
Belakangan diketahui, mural bertuliskan Malang Menyala Bersama tersebut dibuat oleh Malang Malang Creative Fusion (MCF) untuk mempromosikan gelaran Festival Mbois 11 Malang Menyala yang akan digelar di Stadion Gajayana.
Koordinator MCF, Dadik Wahyu menyampaikan permohonan maaf telah menghapus mural Malang The Glory Land tersebut. Ia pun mengaku bersalah dan meminta kepada seluruh Aremania.
"Saya meminta maaf kepada teman-teman semua atas ketidaktahuan saya. Sekali lagi, saya tidak mengerti dan akan belajar lagi," jelasnya dalam video pernyataan yang diunggah di akun Instagram Festival Mbois.
Dalam video tersebut, Dadik juga meminta untuk bertemu dengan kawan-kawan Aremania serta duduk bersama terkait permasalahan mural tersebut.
"Kapan bisa ngopi bareng bersama. Sehingga, saya juga mengerti salahku dimana. Sekali lagi, saya minta maaf yang banyak," terangnya.
Video pernyataannya tersebut kemudian diwujudkannya dengan datang langsung ke Jalan Arif Rahman Hakim pada Kamis, 20 Agustus 2026 sekitar pukul 15.21 WIB sore. Dadik yang memakai baju kaos warna merah serta beberapa orang lainnya, langsung menutup mural Malang Menyala Bersama dengan cat berwarna biru.
"Saya bertanggung jawab atas hal ini. Nanti saja ya, saya fokus mengecat dulu," ungkap Dadik kepada wartawan saat ditemui di lokasi.
Sementara itu, Dedi Arisandi selaku Humas Aremania Utas mengonfirmasi bahwa pihak MCF telah menemui dan meminta izin melakukan langkah penanganan lanjutan tersebut.
"Untuk sementara ini, mereka memblok dulu. Kami persilakan untuk diblok dulu, agar tulisan tidak elok itu tidak terlihat lagi," pungkasnya. (*)
.png)