KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan vokasi. Salah satunya melalui Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 5 di UPTD Latihan Kerja (LK) Disnaker Kabupaten Lebak.
Sebanyak 47 calon peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi dan wajib mengikuti tahapan wawancara. Hal tersebut tercantum dalam daftar nama calon peserta PVN Batch 5 UPTD LK Disnaker Lebak Tahun 2026.
Sekretaris Disnaker Kabupaten Lebak, Rully Chaerullyanto, mengatakan pelatihan vokasi menjadi upaya Pemkab Lebak memperluas akses masyarakat terhadap peningkatan keterampilan dan kompetensi kerja.
“Pelatihan vokasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lebak untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat, khususnya para pencari kerja, agar dapat meningkatkan keterampilan dan kompetensinya sehingga lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja,” kata Rully kepada wartawan, Kamis (18/9/2026).
Menurut Rully, pelatihan tidak hanya diarahkan untuk keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesiapan peserta memasuki dunia kerja yang terus berkembang.
“Kami ingin peserta yang mengikuti pelatihan benar-benar mendapatkan bekal yang bermanfaat. Karena itu, proses seleksi dilakukan agar peserta yang terpilih nantinya dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya.
Rully menambahkan, program tersebut sejalan dengan semangat Lebak RUHAY yang menjadi slogan Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memperkuat pelayanan dan menampung aspirasi masyarakat.
“Ini juga menjadi bagian dari semangat program Lebak RUHAY yang dicetuskan oleh Bapak Bupati Lebak. Intinya bagaimana pemerintah hadir memberikan pelayanan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk dalam bidang ketenagakerjaan,” tutur Rully.
Ia mengatakan, peningkatan kompetensi menjadi penting seiring perubahan kebutuhan dunia usaha dan industri. Pencari kerja tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga keterampilan yang sesuai pasar kerja.
“Kami mendorong para peserta untuk mengikuti seluruh proses pelatihan dengan disiplin dan serius. Jangan melihat pelatihan hanya sebagai kegiatan sementara, tetapi jadikan sebagai kesempatan untuk menambah keterampilan, pengalaman, dan kepercayaan diri,” katanya.
Berdasarkan pengumuman UPTD LK Disnaker Lebak, wawancara dijadwalkan pada Senin, 21 September 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula/Ruang BPPS Kabupaten Lebak, di samping Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak.
Peserta diwajibkan membawa persyaratan pendaftaran lengkap beserta bukti pendaftaran dan materai Rp10.000. Peserta juga diminta hadir tepat waktu dan mengenakan pakaian bebas, rapi, bukan jeans, serta bersepatu.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan baik, hadir tepat waktu, dan mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan. Mudah-mudahan lahir tenaga kerja Lebak yang semakin kompeten, produktif, dan mampu bersaing,” pungkasnya.(*)
