Bondowoso Siapkan UMKM Go Internasional, Pekan PLUT Berkah 2026 Jadi Pintu Ekspor Produk Lokal

18 Mei 2026 23:42 18 Mei 2026 23:42

Haryono, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bondowoso Siapkan UMKM Go Internasional, Pekan PLUT Berkah 2026 Jadi Pintu Ekspor Produk Lokal

Tampak hadir dalam peresmian Ketua Dekranasda Bondowoso, jajaran Staf Ahli Bupati, Asisten I dan II Setda Bondowoso, pimpinan OPD saat pembukaan Pekan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus memperkuat sektor ekonomi berbasis kerakyatan dengan mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar global.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Pekan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Berkah 2026 yang digelar di Gedung PLUT Bondowoso, Kelurahan Kota Kulon, Senin, 18 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis Pemkab Bondowoso dalam mencetak UMKM yang tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga siap menembus pasar ekspor.

Agenda itu turut dihadiri Ketua Dekranasda Bondowoso, jajaran staf ahli bupati, Asisten I dan II Setda Bondowoso, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan pemerintah daerah.

Foto

Keterlibatan berbagai unsur pemerintahan menunjukkan keseriusan Pemkab Bondowoso dalam membangun ekosistem usaha yang mampu mengangkat produk unggulan daerah ke level internasional.

Mewakili Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, Plt Asisten II Setda Bondowoso Nunung Setianingsih mengatakan peningkatan kualitas produk dan kapasitas pelaku usaha menjadi fondasi utama dalam memenangkan persaingan pasar global.

Menurutnya, pelatihan dan pendampingan yang diberikan melalui Pekan PLUT akan membuka wawasan pelaku UMKM terkait strategi bisnis modern, penguatan jaringan usaha, hingga peningkatan mutu produk agar mampu bersaing di pasar ekspor.

“UMKM harus mampu bertransformasi dan naik kelas. Produk lokal Bondowoso memiliki potensi besar, tinggal bagaimana kualitas, kemasan, dan brandingnya diperkuat agar mampu diterima pasar internasional,” ujarnya.

Nunung juga mengungkapkan masih banyak pelaku usaha lokal yang menghadapi kendala dalam memahami mekanisme ekspor, mulai dari administrasi, proses kurasi produk, hingga pemenuhan standar sertifikasi internasional.

Karena itu, Pekan PLUT Berkah 2026 dirancang sebagai ruang pembelajaran terpadu yang menghadirkan pelatihan teknis mengenai tata kelola ekspor serta strategi pengembangan usaha berbasis pasar global.

Potensi produk UMKM Bondowoso sendiri dinilai sangat menjanjikan. Sejumlah komoditas unggulan seperti arang, tape crispy, sambal kecombrang, dan kerajinan berbahan batok kelapa diketahui telah menembus pasar Malaysia hingga Timur Tengah.

Meski demikian, Pemkab Bondowoso menilai penguatan identitas produk dan branding masih menjadi tantangan penting yang perlu dibenahi agar produk lokal semakin dikenal luas dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak UMKM Bondowoso yang mampu berkembang, memperluas pasar, dan menjadi kekuatan baru penggerak ekonomi daerah di tingkat nasional maupun internasional.(*)

Tombol Google News

Tags:

Umkm Berkah 2026 Dekranasda Bondowoso Bondowoso Berkah AHW Bupati Bondowoso Pemkab Bondowoso Abdul Hamid Wahid Nunung Setianingsih Umkm Bondowoso Plut Bondowoso Pekan Plut Berkah 2026 ekonomi kerakyatan Ekspor Umkm Produk Lokal Bondowoso Bondowoso Berita bondowoso info bondowoso