KETIK, MALANG – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) terjadi di kawasan permukiman warga di Jalan Bendungan Sutami Nomor 5 B RT 4 RW 6, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dalam kejadian tersebut, pelaku menggasak dua sepeda motor yang sedang terparkir di teras rumah.
Korban pemilik sepeda motor, Rara (16), menuturkan, kejadian curanmor itu terjadi pada Sabtu, 25 April 2026 sekitar pukul 02.00 WIB dinihari. Saat itu, orang tuanya dan seluruh penghuni rumah sedang tertidur.
"Di teras terparkir tiga motor, yaitu Honda Vario dan dua Honda Scoopy. Sedangkan, kondisi pagar rumah ditutup tapi tidak dikunci," ujarnya kepada Ketik.com, Selasa, 28 April 2026.
Dirinya mengaku, kejadian tersebut baru diketahui selang 30 menit kemudian atau tepatnya sekitar pukul 02.30 WIB. Ketika itu, ia diberitahu oleh saudara yang tinggal di depan rumahnya.
"Jadi, tante saya melihat kondisi pagar rumah sudah terbuka dan sebelumnya terdengar suara gaduh. Kemudian, tante saya itu datang dan langsung memberitahu," jelasnya.
Baca Juga:
Direktur WCC Malang Sebut Usul Pemindahan Gerbong Khusus Perempuan di KRL Tak CukupDari tiga sepeda motor yang ada, pelaku memilih mencuri dua Honda Scoopy masing-masing bernopol N-3194-ACK berwarna oranye hitam dan N-6040-DV yang berwarna abu-abu. Pelaku sendiri terbilang profesional, karena aksinya dilakukan dalam waktu 15 menit.
"Untuk yang Scoopy warna abu-abu, kondisinya stang terkunci tetapi bisa dibobol. Sedangkan yang warna oranye tidak dikunci, dan dari rekaman CCTV motor tersebut diambil dengan cara didorong," ungkapnya.
Berdasarkan rekaman CCTV yang ada termasuk yang menyorot ke arah jalan, pelaku berjumlah tiga orang berboncengan naik motor. Sebelum beraksi, mereka melintas lalu berbalik arah dan berhenti di depan gang rumah korban.
Setelah dipastikan kondisinya aman, kedua pelaku turun dan langsung bergerak mengambil motor korban. Sedangkan satu pelaku lainnya, menunggu di pinggir jalan sambil memantau situasi.
Baca Juga:
Usai Relokasi, Pedagang Pasar Gadang Malang Tetap Wajib Bayar Retribusi"Dari CCTV, terlihat ketiganya kabur mengarah ke Jalan Raya Sumbersari hingga Jalan Gajayana. Namun saat di pertigaan Jalan Dinoyo, jejak pelaku sudah tidak ada," terangnya.
Rara mengaku kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polresta Malang Kota. Tidak berselang lama, petugas datang ke lokasi untuk melakukan penyelidikan termasuk meminta bukti rekaman CCTV.
"Sesaat setelah kejadian, ayah saya langsung melapor ke Polresta Malang Kota dan petugas juga sudah datang kesini. Saya berharap agar pelaku segera tertangkap dan motor bisa kembali," tandasnya. (*)