Stadion Gajayana Malang Macet Imbas Turnamen Tenis, Dishub Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

12 Juni 2026 16:20 12 Jun 2026 16:20

Kukuh Kurniawan, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Stadion Gajayana Malang Macet Imbas Turnamen Tenis, Dishub Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Rekayasa lalin yang diterapkan oleh Dishub Kota Malang imbas adanya kegiatan turnamen tenis di Stadion Gajayana, Jumat, 12 Juni 2026 (Foto : Istimewa)

KETIK, MALANG – Arus lalu lintas di sekitar Stadion Gajayana Kota Malang mengalami kemacetan pada Jumat, 12 Juni 2026. Kemacetan terjadi imbas adanya gelaran Kejuaraan Nasional Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung yang digelar di area lapangan tenis di kawasan stadion tersebut. 

"Iya, ada giat Turnamen Tenis Piala Ketua Mahkamah Agung. Pesertanya berasal dari Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, Pengadilan Agama dan Pengadilan Militer se-Indonesia," ujar Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra saat dikonfirmasi oleh Ketik.com, Jumat, 12 Juni 2026. 

Untuk mengurai kemacetan yang terjadi, Dishub Kota Malang bersama Satlantas Polresta Malang telah dikerahkan ke lokasi. Selain itu, juga diberlakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar kawasan Stadion Gajayana. 

"Pengalihan arus lalin dilaksanakan mulai jam 12.00 WIB hingga acara selesai. Ada tiga ruas jalan yang ditutup yaitu Jalan Semeru, Jalan Lawu, dan Jalan Merapi," jelasnya.

Untuk menampung kendaraan peserta dan penonton turnamen tenis tersebut, Dishub Kota Malang juga telah menyiapkan kantong parkir. Setidaknya, telah disediakan sebanyak enam kantong parkir.

"Lokasi kantong parkir berada di Jalan Merapi, Jalan Sumbing, Jalan Welirang, Jalan Lawu, Parkir Bertingkat Stadion Gajayana dan Parkir Dalam Stadion Gajayana," terangnya. 

Sementara itu, salah seorang pengendara mobil, Rohim Alfarizi mengeluhkan minimnya informasi terkait kegiatan tersebut. Sosialisasi rekayasa lalu lintas terkesan mendadak dan baru diposting di media sosial, membuat masyarakat tidak memiliki kesempatan untuk mencari rute alternatif.

"Sama sekali tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Biasanya kalau ada acara besar, ada rambu atau papan imbauan yang terpasang di persimpangan jalan atau informasi di media sosial beberapa hari sebelumnya. Ini tadi saya mau kembali ke kantor, terjebak macet kurang lebih sekitar 20 menit di Jalan Semeru," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

rekayasa lalin Dishub Kota Malang stadion gajayana Tiga Jalan Ditutup siapkan kantong parkir Imbas Turnamen Tenis