KETIK, MALANG – Kesiapan pelaksanaan kegiatan Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan berlangsung di tanggal 7 - 8 Februari 2026 di Stadion Gajayana Kota Malang terus dimatangkan. 

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan forum lalu lintas dan Polda Jawa Timur.

Dari hasil rakor tersebut, maka untuk menjaga kelancaran dan keamanan kegaiatan Harlah NU akan diterjunkan ribuan personel gabungan. 

"Ada sekitar 4.000 petugas gabungan yang akan mengawal kelancaran jalannya Mujahadah Kubro Satu Abad NU. Petugas gabungan ini terdiri dari berbagai unsur baik relawan, Banser, Ansor, TNI, Polisi, Satpol PP, Dishub dan petugas medis," ujarnya, Rabu, 4 Februari 2026.

Dirinya menjelaskan, bahwa petugas gabungan akan memberikan pelayanan yang maksimal kepada jemaah peserta Mujahadah Kubro. Termasuk memberikan arahan terkait titik transit, kantong parkir hingga titik drop zone.

Baca Juga:
Perpustakaan Keliling Sambangi Lapas Perempuan Malang, Warga Binaan Antusias Baca Buku

"Jadi, mereka akan membersamai jemaah. Memberikan pelayanan yang maksimal," jelasnya.

Kombes Putu Kholis mengungkapkan,  bahwa jumlah peserta yang akan hadir diprediksi mencapai 80 hingga 100 ribu jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur. 

Sehingga, potensi kepadatan khususnya di sekitar Stadion Gajayana menjadi konsekuensi yang tidak dapat dihindari. Oleh karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari ruas jalan di sekitar lokasi.

"Kemungkinan, akan ada kepadatan terjadi di sekitar lokasi kegiatan. Kami berpesan saat kegiatan berlangsung dan apabila tidak ada situasi yang penting atau darurat, dapat menghindari akses jalan di seputaran Stadion Gajayana," ungkapnya.

Baca Juga:
Berawal dari Grup Pelayanan Publik, Rumah Reyot Kuswoyo Dapat Bantuan Dari Swadaya Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Putu Kholis juga berharap kegiatan Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Stadion Gajayana dapat berlangsung dengan lancar dan aman. 

"Harapan besar kami, tentunya kegiatan dapat berjalan dengan aman dan lancar," terangnya. (*)