Tak Main-Main! Eri Cahyadi Targetkan Surabaya Raih 250 Emas di Porprov 2027

29 April 2026 23:30 29 Apr 2026 23:30

Siska Nabilah Q. N., Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Tak Main-Main! Eri Cahyadi Targetkan Surabaya Raih 250 Emas di Porprov 2027

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat sambutan di forum silaturahmi bersama seluruh cabang olahraga (cabor) di Graha Sawunggaling pada Selasa, 28 April 2026. (Foto: Surabaya.go.id)

KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia Surabaya mematangkan persiapan atlet dan venue jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang akan digelar di Kota Pahlawan.

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam forum silaturahmi bersama seluruh cabang olahraga (cabor) di Graha Sawunggaling pada Selasa, 28 April 2026.

Demi mewujudkan ambisi itu, Eri meminta semua pihak fokus pada kolaborasi lintas sektor, peningkatan fasilitas untuk target ambisius 250 medali emas.

Dalam paparannya, Eri menegaskan bahwa kesiapan Porprov tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga sinergi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Pemkot Surabaya telah menggandeng sejumlah kampus seperti Universitas Negeri Surabaya, Universitas Ciputra, dan Universitas Hang Tuah untuk mendukung penyediaan venue hingga penguatan sport science.

“Kami meminta seluruh ketua cabor untuk meninjau langsung venue di lapangan. Apa kekurangannya segera diperbaiki. Kami butuh masukan untuk kesempurnaan, karena target kita 250 medali emas, jadi persiapan harus matang dari sekarang,” tegas Eri Cahyadi.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan penonton dan keamanan selama pertandingan. Menurutnya, Porprov harus menjadi ajang yang menjunjung tinggi sportivitas tanpa diwarnai kericuhan.

“Saya tidak ingin ada tawuran. Porprov adalah tentang sportivitas. Senior harus memberi contoh bagi yang muda. Kita ingin Surabaya menjadi contoh pelaksanaan Porprov yang tertib dan sportif,” imbuhnya.

Dalam aspek kesehatan, Pemkot Surabaya bersama KONI telah menyiapkan langkah antisipatif melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan serta sejumlah rumah sakit seperti RS Ubaya dan RS Al-Irsyad. Kolaborasi ini memastikan atlet mendapatkan penanganan cepat di instalasi gawat darurat (IGD) tanpa terkendala biaya.

“Jika dalam pertandingan terjadi hal yang tidak diinginkan, atlet bisa langsung tertangani di rumah sakit tanpa memikirkan biaya. Kami pastikan kerja sama ini berjalan agar pertolongan bisa diberikan dengan cepat,” jelasnya.

Ke depan, Eri juga mendorong agar forum koordinasi dengan seluruh cabor dilakukan secara berkelanjutan guna memantau perkembangan atlet secara personal dan menyeluruh.

Sementara itu, Ketua KONI Surabaya Arderio Hukom mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini fokus pada program Pusat Latihan Khusus (Puslatsus) yang diikuti 499 atlet dan 129 pelatih dari 36 cabor. Program ini berbasis sport science hasil kolaborasi dengan UNESA untuk memastikan kondisi fisik atlet berada di level optimal.

Ia juga menambahkan bahwa hasil pembinaan atlet dari Piala Wali Kota sesuai dengan harapan, baik dari segi usia maupun jumlah. “Hasil dari Piala Wali Kota kemarin sudah sesuai ekspektasi, baik secara jumlah maupun usia atlet berprestasi. Semua dimonitor ketat oleh Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) dan Bapel KONI," ujar Arderio.

Arderio berharap koordinasi intensif antara Pemkot Surabaya dan KONI dalam mempersiapkan Porprov 2027 dapat mewujudkan target 250 medali emas bagi Kota Pahlawan.

“Kami berharap dengan persiapan matang yang dilakukan dapat meraih target yang tetapkan. Terlebih untuk cabor unggulan seperti, Akuatik, Judo, dan Golf, pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kota Surabaya Berita Surabaya Info Surabaya Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Porprov 2027 Target 250 Emas Pemkot Surabaya