KETIK, SUMENEP – Kementerian Agama Kabupaten Sumenep patut bangga dan bersyukur. Pasalnya, tiga Penyuluh Agama Islam asal Sumenep sukses meraih Juara MTQ KORPRI tingkat Provinsi Jawa Timur.
Ustaz Abd. Jalil, S.PdI, salah satu penyuluh tersebut mengaku bangga dan bersyukur atas keberhasilan yang dia raih bersama para rekan di bawah Kementerian Agama Sumenep.
“Alhamdulillah kami bertiga bisa sukses meraih kemenangan di ajang MTQ KORPRI ke VIII tingkat provinsi Jawa Timur. Prestasi ini patut kami syukuri dan kami banggakan. Semoga ini membawa barokah bagi kita semua,” jelas Ustaz Abd. Jalil yang sering meraih juara pada ajang MTQ baik kabupaten maupun Provinsi beberapa waktu sebelumnya.
Tiga penyuluh agama Islam dari Kemenag Sumenep yang meraih prestasi tersebut divantaranya Ustaz Abd. Jalil, S.PdI yang merupakan Penyuluh Agama Islam KUA Dasuk. Dirinya meraih juara satu kategori Tilawah Alquran.
Sedangkan Ustaz Harun Adiyanto, S.Ud adalah penyuluh Agama Islam di KUA Bluto. Dia berhasil meraih juara satu juga kategori hafalan juz 30.
Sementara satu lainnyavadalah Ustaz Achmad Syarif Fatoni, S.PdI. Dia merupakan Penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Kangayan. Dirinya berhasil meraih juara satu juga kategori hafalan Surat Albaqarah.
Sejumlah pihak menyampaikan selamat dan sukses atas raihan prestasi tersebut. Di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Sumenep H. Abd. Wasid, M.PdI. " Alhamdulillah. Semoga membawa barokah bagi kita semua," ucap H. Abd. Wasid, M.PdI.
Selain orang nomor satu di Kementerian Agama Sumenep, ucapan yang sama juga disampaikan oleh Ketua PD IPARI Sumenep H. Moh. Halili, S.Ag. MH.
"Alhamdulillah. Selamat dan Sukses untuk para penyuluh agama Islam," ujarnya bangga.
Ucapan selamat yang sama juga disampaikan oleh Kasie Bimas Islam Kemenag Sumenep H. Moh. Mabrur, SH. MH. Dia menyampaikan penghargaan yang sangat tinggi kepada tiga orang Penyuluh Agama Islam yang telah mengharumkan nama daerah dan institusi.
Keberhasilan ini, tambah H. Moh. Mabrur, bukan hanya kemenangan pribadi tetapi juga kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Kemenag Sumenep.
“Teruslah menjadi teladan dalam menjaga dan melestarikan seni baca Al-quran. Kami memberikan dukungan penuh untuk terus berprestasi lebih tinggi lagi di depannya. Semoga menjadi amal jariyah yang bernilai pahala,” jelas H. Mabrur. (*)
