KETIK, MALANG – Universitas Terbuka (UT) Jakarta berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang (UM) dan SDN Sukoharjo 1 Kota Malang menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan karakter positif pada siswa sebagai upaya mengurangi kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah dasar.
Program ini menjadi kolaborasi bersama dalam meningkatkan generasi muda yang berkarakter baik. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai tindak lanjut dari penelitian yang telah dilakukan pada tahun 2025. Kasus bullying yang masih kerap terjadi menjadi salah satu tugas bagi seluruh pihak untuk terus memberantasnya.
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di SDN Sukoharjo 1 dihadiri oleh beberapa orang dari tim UT, yakni Mutia Kamalia Mukhtar, Nisa Arafia Tri Wulandari, Kusnadi, Ary Purwanti Ningsih, Erna Risnawati. Sementara dari UM dihadiri oleh Dr. Siti Awaliyah, S.Pd., M.Hum yang turut memberikan materi kepada siswa SDN Sukoharjo 1 Kota Malang.
Dengan kolaborasi nyata bersama SDN Sukoharjo 1 Kota Malang, Universitas Terbuka (UT) Jakarta mengkampanyekan materi anti bullying dengan menyusun buku cerita. Media belajar ini diciptakan untuk memberikan pemahaman yang lebih mudah bagi siswa SD terkait pendidikan anti bullying.
"Dari Kepala Sekolah menyampaikan bahwa dibutuhkan materi terkait dengan anti bullying di sekolah karena kan banyak sekali kasus bullying di Indonesia dan kita juga melihat bahwa ada kebutuhan dari anak-anak untuk memahami bagaimana sih menghargai perasaan temannya, bagaimana berteman dengan baik," tutur Siti Utami Dewi Ningrum selaku dosen di Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) Universitas Terbuka, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
"Seperti itu sehingga kemudian kami mencoba menyusun materi dan kami juga mencoba menyusun buku cerita yang berisi pendidikan anti bullying," imbuhnya.
Dengan media pembelajaran tersebut, tentunya siswa bisa memahaminya dengan mudah dan dapat dipraktekkan langsung di kelas. Tak hanya itu, sebagai bentuk pengabdian nyata, UT juga telah memberikan beberapa bantuan yang bisa digunakan dalam proses belajar mengajar di SDN Sukoharjo 1.
"Alat untuk mendukung kegiatan operasional di sini. Jadi kami menghibahkan barang-barang itu untuk sekolah bisa digunakan. Sehingga bisa mendukung kelancaran kegiatan di sekolah," ungkap Siti Utami.
Kepala Sekolah SDN Sukoharjo 1 Kota Malang, Murthofiatis Zahrok, S.Pd., M.AB., menyampaikan, kolaborasi ini dapat menjadi manfaat bagi siswa dan guru. Dalam kerja sama ini, UT memberikan materi terkait karakter siswa yang nanti diharapkan bisa diterapkan pada kehidupan sehari-hari.
Kerja sama antara Universitas Terbuka (UT) juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan karakter siswa yang benar-benar baik. Dengan penguatan karakter, siswa SDN Sukoharjo 1 bisa menjauh dari sikap bullying dan bisa menjadi generasi muda yang menghargai perbedaan.
"Kolaborasi ini sekaligus untuk membangun SDM yang ada di sekolah kami, bagaimana benar-benar terintegrasi, baik dalam diri anak maupun dalam proses pembelajaran Bapak-Ibu guru. Terkait dengan penguatan karakter, bagaimana anak-anak itu tidak terjadi bullying ya," ujar Zahrok.
Selain itu, kolaborasi ini juga bisa meningkatkan kompetensi para pengajar di SDN Sukoharjo 1. Mereka bisa meneruskan kompetensi dalam proses belajar mengajar yang baik dan sesuai dengan kurikulum.
Zahrok juga berharap agar kolaborasi ini tak hanya bersama UT tetapi juga bisa dengan banyak kampus-kampus lain bersama SDN Sukoharjo 1 Kota Malang. Tentunya dengan kehadiran perguruan tinggi bisa memberikan manfaat bagi siswa maupun guru di SDN Sukoharjo 1.
"Harapan ke depannya kolaborasi semakin banyak, tidak hanya dari kampus universitas terbuka saja dan ini sangat membuka peluang kepada kita pun juga membuka kepada kampus-kampus lain," ucapnya penuh harapan.(*)
