Ada 200 Tiket Khusus Anak LKSA Batu

Kabar Gembira! Jatim Park Gratiskan 3.200 Tiket Mega Science Center untuk Pelajar

17 September 2026 05:00 17 Sep 2026 05:00

Dafa Wahyu P., Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kabar Gembira! Jatim Park Gratiskan 3.200 Tiket Mega Science Center untuk Pelajar

Pemprov Jatim, Pemkot Batu, dan LKSA Kota Batu secara simbolis menerima tiket kunjungan gratis dari Jawa Timur Park Group. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, BATU – Kabar gembira bagi para pelajar Jawa Timur. Jawa Timur Park Group memberikan 3.200 tiket kunjungan gratis ke Mega Science Center dan Budaya kepada pelajar di Jawa Timur, pelajar Kota Batu, serta anak-anak dari Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kota Batu.

Tiket gratis tersebut menjadi bagian dari momentum trial opening destinasi edukasi di kawasan Jatim Park 1, Kota Batu, Rabu, 16 September 2026.

Dari total tiket, sebanyak 1.000 tiket diperuntukkan bagi pelajar Kota Batu dan diserahkan secara simbolis kepada Wali Kota Batu Nurochman. Sementara 2.000 tiket untuk pelajar di Jawa Timur diserahkan kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Selain itu, Jawa Timur Park Group memberikan 200 tiket kepada anak-anak yang berada di bawah naungan LKSA Kota Batu. Penyerahan secara simbolis dilakukan Direktur Jawa Timur Park Group Rio Imam Sendjojo kepada sejumlah perwakilan penerima.

Direktur Jawa Timur Park Group Rio Imam Sendjojo mengatakan pemberian tiket tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas kesempatan anak dan pelajar memperoleh pengalaman belajar di luar lingkungan sekolah.

“Pemberian tiket ini merupakan bagian dari semangat Jawa Timur Park Group untuk menjadikan wisata edukasi sebagai pengalaman yang dapat diakses oleh lebih banyak anak dan pelajar,” kata Rio.

Menurutnya, kunjungan ke Mega Science Center dan Budaya memungkinkan para penerima tiket berinteraksi secara langsung dengan berbagai fasilitas edukasi yang tersedia. Pengalaman tersebut mencakup alat peraga sains, teknologi interaktif, simulasi kebencanaan, hingga koleksi budaya.

Rio menegaskan kesempatan belajar melalui pengalaman tidak hanya ditujukan bagi wisatawan yang datang bersama keluarga. Pelajar juga diharapkan dapat menjadikan destinasi tersebut sebagai bagian dari perjalanan belajar mereka.

“Kami ingin kesempatan untuk belajar melalui pengalaman tidak hanya dirasakan oleh mereka yang datang bersama keluarga, tetapi juga bisa menjadi bagian dari perjalanan belajar para pelajar,” ujarnya.

Mega Science Center dan Budaya memiliki 1.640 alat peraga sains dan artefak budaya. Koleksi tersebut terdiri atas 617 alat peraga sains dan 1.023 artefak budaya yang ditempatkan di sejumlah zona.

Berbagai zona tersebut membawa pengunjung mengenal materi mulai dari fisika, antariksa, kebencanaan, robotik dan Artificial Intelligence (AI), hingga sejarah serta budaya Indonesia.

Rio menilai proses pembelajaran dapat berlangsung melalui berbagai medium, termasuk destinasi wisata yang memberikan kesempatan kepada anak untuk mengeksplorasi lingkungan dan menemukan pengetahuan baru.

“Lingkungan belajar dapat hadir dalam berbagai bentuk, termasuk melalui destinasi wisata yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk bereksplorasi dan menemukan hal baru,” tuturnya.

Melalui fasilitas yang tersedia, pengunjung dapat mempelajari berbagai bidang dengan pendekatan yang berbeda dari pembelajaran di ruang kelas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat mendorong rasa ingin tahu anak terhadap ilmu pengetahuan dan budaya.

“Harapannya, pengalaman ini bisa menumbuhkan rasa ingin tahu dan membuat anak-anak semakin tertarik untuk mengenal ilmu pengetahuan maupun budaya di sekitarnya,” jelas Rio.

Mega Science Center dan Budaya dikembangkan dengan pendekatan edukasi berbasis experience. Dalam konsep tersebut, pengunjung tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mencoba, mengamati, dan berinteraksi dengan alat peraga maupun koleksi yang tersedia. (*)

Tombol Google News

Tags:

Jatim Park Group Info Kota Batu Berita Kota Batu