KETIK, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah merampungkan 414 titik genangan yang tersebar di seluruh Kota Pahlawan. Harapannya dengan normalisasi ini, ketika musim hujan nanti tidak terdapat genangan yang membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Adi Gunita mengatakan penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan infrastruktur di setiap wilayah.
"Kalau secara kumulasi sudah kami tangani 414 titik," singkat Adi, Minggu, 8 November 2026.
Ia membeberkan, selama menormalisasi genangan. DSDABM menerapkan prioritas penanganan. Wilayah tersebut meliputi depan SMAN 14 Tenggilis, sekitar BPIM dan kamar jenazah RSUD Dr. Soetomo di Jalan Karang Menjangan, Tanjungsari, Tambak Mayor serta Margomulyo.
Penanganan tidak hanya membenahi saluran, tetapi peningkatan elevasi badan jalan di lokasi yang membutuhkan. Adi memberkan, beberapa lokasi tersebut di antaranya kawasan Bratang Binangun dan Cokroaminoto.
“Jadi, tidak hanya saluran saja, tetapi jalannya juga termasuk. Jalan yang dilihat itu bukan untuk konektivitas jalan saja, tetapi juga jalan yang selama ini tergenang,” jelasnya.
DSDABM juga mempercepat pembangunan rumah pompa dan jalur penghubung untuk memperpendek aliran pembuangan air. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian di Semolowaru.
Melalui langkah tersebut, Pemkot Surabaya berharap waktu surut genangan di sejumlah kawasan dapat dipercepat. (*)
