KETIK, SURABAYA – Jemaah haji kloter 1 asal Kabupaten Probolinggo telah tiba di Gedung Muzdalifah Kompleks Asrama Haji Debarkasi Surabaya pada Senin, 1 Juni 2026 pukul 21.54 WIB.
Proses pendataan jemaah haji berlangsung cepat, setelah mereka tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya. Mereka setelah turun dari bus langsung melewati seamless corridor untuk mendata identitas.
Setelah itu, jemaah haji diukur suhu menggunakan thermogun oleh petugas sebelum duduk untuk menunggu koper mereka masing-masing.
"Mereka datang, melalui seamless corridor, kemudian duduk dan menunggu koper saja. Sudah, di ini akan mendapatkan makanan ringan dan air minum," kata Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohamad As'adul Anam.
Untuk air zamzam, katanya, jemaah tidak membawanya pulang karena sudah dikirim langsung ke daerahnya masing-masing untuk memangkas waktu.
"Air zamzam dan koper besar langsung dibawa ke daerah, nanti dibagikan ke daerah. Kami ingin memotong mata rantai terkait dengan jasa angkut," jelasnya.
Keputusan itu diambil karena banyak problem dan komplain dari jemaah mengenai ongkos.
"Nanti di daerah, air zamzam diambil di KBIH masing-masing dan apabila jemaah haji menjalankan haji secara mandiri dapat mengambil di Kantor Kementerian Haji masing-masing," tuturnya.
Sementara itu, Asrama Haji Debarkasi Surabaya menerima 3 kloter pada Senin, 1 Juni 2026. Ketiga kloter tersebut semuanya berasal dari Kabupaten Probolinggo. (*)
