UPT Puskesmas Panarukan Situbondo Latih ODGJ Membuat Kerajinan Lilin untuk Tingkatkan Kemandirian

4 Juni 2026 08:32 4 Jun 2026 08:32

Heru Hartanto, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail UPT Puskesmas Panarukan Situbondo Latih ODGJ Membuat Kerajinan Lilin untuk Tingkatkan Kemandirian

Didampingi dr Yuni Verosita, ODGJ sembuh dilatih membuat kerajinan lilin, Kamis 4 Juni 2026 (Foto: Heru Hartanto/ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – UPT Puskesmas Panarukan menggelar kegiatan pelatihan pembuatan kerajinan lilin bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sudah sembuh sebagai upaya meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan kemandirian mereka, Kamis 4 Juni 2026.

“Kegiatan yang melibatkan pasien ODGJ yang sudah sembuh ini didampingi tenaga kesehatan dan kader kesehatan jiwa. Para peserta diajarkan cara membuat lilin mulai dari proses pencampuran bahan, pencetakan, hingga tahap finishing. Proses pembuatan lilin ini menggunakan minyak jelantah,” kata Kepala UPT Puskesmas Panarukan, dr Yuni Verosita.

Lebih lanjut, dr Yuni menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan pemberdayaan ODGJ agar mereka memiliki aktivitas yang positif serta dapat mengembangkan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu para ODGJ yang sudah sembuh meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan bersosialisasi, dan keterampilan yang berpotensi menjadi sumber penghasilan atau ekonominya,” ujar dr Yuni.

Selain sebagai sarana terapi aktivitas kelompok, kata dr Yuni, pelatihan kerajinan lilin juga diharapkan mampu mengurangi stigma masyarakat terhadap ODGJ. Dengan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar, para penyandang gangguan jiwa dapat terus berkembang dan berperan aktif di tengah masyarakat.

“Hasil kerajinan lilin yang dibuat menunjukkan kreativitas dan semangat mereka dalam belajar keterampilan baru. UPT Puskesmas Panarukan berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang mendukung pemulihan dan peningkatan kualitas hidup ODGJ di wilayah kerjanya,” jelas dr Yuni.

Pelatihan pembuatan kerajinan lilin yang digelar UPT Puskesmas Panarukan ini, kata dr Yuni, bertujuan meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ODGJ.

Selain sebagai bagian dari proses rehabilitasi, kegiatan ini juga diharapkan dapat membuka peluang usaha sehingga ODGJ yang sudah sembuh lebih percaya diri dan produktif di tengah masyarakat.

“Kita latih ODGJ dari wilayah Panarukan. ODGJ yang sudah dilatih ketrampilan yakni ODGJ yang sudah pulih dan mandiri dan sudah mampu mengerjakan aktivitas sehari-hari. Untuk mengisi kekosongan waktu mereka di rumah, maka maka UPT Puskesmas Panarukan melakukan pemberdayaan dan pelatihan ketrampilan. Tujuannya agar mereka tidak kambuh,” pungkas dr Yuni. (*)

Tombol Google News

Tags:

Upt Puskesmas Panarukan Situbondo Latih Odgj Sembuh Membuat Kerajinan Lilin untuk Tingkatkan Kemandirian