Kirab Tumpeng Perdana Meriahkan Haul Eyang Singonoyo di Desa Sukorejo Bojonegoro

25 Juli 2026 21:40 25 Jul 2026 21:40

Sukiman, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kirab Tumpeng Perdana Meriahkan Haul Eyang Singonoyo di Desa Sukorejo Bojonegoro

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Bambang Sutriyono didampingi Kepala Desa Sukorejo, Meyke Lelyanasari, S.Pd., menghadiri dan mengapresiasi penyelenggaraan Kirab Tumpeng Budaya dalam rangka Haul Eyang Singonoyo di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Sabtu, 25 Juli 2026. (Foto: Sukiman/Ketik.com)

KETIK, BOJONEGORO – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, menggelar Kirab Tumpeng Budaya untuk memperingati Haul Eyang Singonoyo atau Raden Mas Joyo Hadi Kusumo, pendiri sekaligus sesepuh Desa Sukorejo, Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan yang dipusatkan di depan Balai Desa Sukorejo itu dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, jajaran pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan ratusan warga.

Kirab Tumpeng Budaya menjadi agenda perdana dalam rangkaian haul yang tahun ini berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juli 2026. Sebelumnya, peringatan haul hanya diisi kegiatan pengajian dan tahlil.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Bambang Sutriyono mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia menilai kirab bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang berjasa membangun Desa Sukorejo.

"Kegiatan pada hari Sabtu, 25 Juli 2026 pukul 14.00 WIB siang hari ini adalah wujud cinta kasih warga Sukorejo kepada bangsa, Kabupaten Bojonegoro, Desa Sukorejo, serta wujud cinta kepada pendiri dan sesepuh desa. Semoga dengan kirap ini seluruh masyarakat mendapat berkah dan hidayah."

Selain mendoakan Eyang Singonoyo, peserta juga memanjatkan doa untuk sejumlah tokoh yang dihormati masyarakat Bojonegoro, di antaranya Eyang Aji Saka, Prabu Angling Dharma, dan Syekh Umar Ali.

Prosesi kirab diawali dengan pengalungan bunga melati kepada Kepala Desa Sukorejo, Meyke Lelyanasari, sebagai simbol harapan agar nama Desa Sukorejo dan Kabupaten Bojonegoro semakin dikenal luas. Setelah doa bersama, peserta mengarak tumpeng dan gunungan hasil bumi dari Balai Desa Sukorejo menuju Makam Kembar Singonoyo melalui Jalan Munginsidi.

Kirab diikuti sekitar 20 kelompok yang terdiri atas perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), PKK, Karang Taruna, BUMDes, perwakilan RW, serta unsur masyarakat lainnya. Warga dari berbagai kalangan memadati sepanjang rute untuk menyaksikan prosesi budaya tersebut.

Kepala Desa Sukorejo Meyke Lelyanasari mengatakan kirab tumpeng pertama kali digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi sekaligus penghormatan kepada jasa Eyang Singonoyo.

"Ini baru pertama kali kami adakan kirab tumpeng seperti ini. Sebelumnya rangkaian haul hanya berupa pengajian atau tahlilan biasa," ujar Meyke.

Ia menjelaskan, pemerintah desa semula hanya merencanakan kegiatan sederhana. Namun, tingginya antusiasme masyarakat mendorong pelaksanaan kirab budaya tersebut.

"Kami awalnya hanya inginkan yang sederhana. Tapi antusiasme warga sangat luar biasa, akhirnya kami turuti keinginan bersama ini," tambahnya.

Menurut Meyke, kegiatan didanai melalui kombinasi anggaran kas desa dan swadaya masyarakat. Setibanya di kompleks makam, tumpeng dan hasil bumi didoakan bersama sebelum dinikmati seluruh warga sebagai simbol kebersamaan.

"Harapan kami semoga ke depannya kegiatan seperti ini terus ada dan makin meriah sebagai sarana mempererat persaudaraan warga," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kirab Tumpeng Perdana Haul Eyang Singonoyo Jawa timur Sukorejo Bojonegoro