KETIK, TULUNGAGUNG – Suasana di depan Kantor DPD Partai NasDem Kabupaten Tulungagung mendadak riuh pada siang ini, Rabu, 15 April 2026.
Puluhan kader yang mengatasnamakan diri sebagai Koalisi DPC se-Tulungagung mendatangi kantor partai untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan terkait pemberitaan yang dirilis oleh Majalah Tempo edisi 13-15 April 2026.
Massa datang dengan membawa sejumlah atribut aksi didepan kantor DPRD Partai Nasdem Tulungagung dan menuntut sikap tegas dari jajaran pimpinan partai di tingkat daerah maupun pusat.
Koordinator lapangan (Korlap) Koalisi DPC Nasdem se-Tulungagung, Saiful Huda, dalam orasinya menyampaikan bahwa kedatangan mereka didasari oleh rasa kekecewaan dan kegelisahan para kader di tingkat bawah.
Menurutnya, pemberitaan tersebut dianggap menyudutkan marwah partai dan tokoh-tokoh sentral NasDem.
"Kami hadir di sini untuk meminta kejelasan dan mendesak DPD agar segera bersikap. Pemberitaan Majalah Tempo tersebut telah menimbulkan kegaduhan di tingkat akar rumput," ungkapnya.
"Kami tidak ingin soliditas kader terganggu oleh opini yang berkembang tanpa ada pembelaan atau klarifikasi yang kuat dari internal partai," lanjur Saiful Huda di hadapan massa aksi.
Ia juga menambahkan bahwa para kader di tingkat kecamatan (DPC) siap menjaga marwah partai dan meminta agar DPP NasDem mengambil langkah hukum atau hak jawab yang tegas terhadap media terkait.
Tanggapan Ketua DPD NasDem Tulungagung
Menanggapi gelombang protes dari kadernya sendiri, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Tulungagung, H. Panhis Yogi Wirawan, langsung menemui massa di depan kantor.
Ia mengapresiasi loyalitas dan militansi para kader yang peduli terhadap nama baik partai.
Panhis menyatakan bahwa pihaknya memahami keresahan yang dirasakan oleh rekan-rekan di tingkat DPC. Ia berjanji akan meneruskan aspirasi tersebut ke struktur partai yang lebih tinggi.
1. Apresiasi Kader
Panhis menganggap aksi ini sebagai bukti bahwa NasDem Tulungagung tetap solid dan kritis.
2. Koordinasi Pusat
DPD akan segera bersurat ke DPW dan DPP untuk melaporkan tuntutan para kader terkait pemberitaan tersebut.
3. Himbauan Tetap Tenang
Ia meminta seluruh kader untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, sembari menunggu instruksi resmi dari pusat.
"Kami selaku pimpinan di daerah tentu berdiri bersama kader. Apa yang menjadi keresahan saudara-saudara sekalian akan kami sampaikan ke tingkat pusat. Kita harus tetap satu komando dan jangan biarkan isu luar memecah belah semangat perjuangan kita di Tulungagung," tegas H. Panhis Yogi Wirawan.
Aksi massa tersebut berakhir dengan tertib setelah perwakilan kader menyerahkan pernyataan sikap secara tertulis kepada pengurus DPD.
Penjagaan dari pihak kepolisian setempat memastikan situasi tetap kondusif hingga massa membubarkan diri.(*)
