Kloter Perdana Jemaah Haji Tuban Diberangkatkan, 376 Orang Siap Menuju Tanah Suci

27 April 2026 23:58 27 Apr 2026 23:58

Ahmad Istihar, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Kloter Perdana Jemaah Haji Tuban Diberangkatkan, 376 Orang Siap Menuju Tanah Suci

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky bersama Wabup Joko Sarwono dan Plt Kepala Kantor Kemenhaj dan Umrah Kabupaten Tuban, H. Abdul Ghofur saat berangkatkan jemaah haji rombongan kloter 26 di aula Pemkab Tuban, Senin 27 April 2026 (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – Pemerintah Kabupaten Tuban memberangkatkan kloter pertama jemaah haji tahun 2026.

Pemberangkatan 376 jemaah haji digelar di aula Pemkab Tuban serta dilepas oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky di dampingi Wakil Bupati Tuban dan Plt Kepala Kantor Kemenhaj dan Umrah Kabupaten Tuban, Senin 27 April 2026.

Para jemaah  yang diberangkatkan tersebut tergabung dalam kloter 26 dilepas dengan kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Plt Kepala Kantor Kemenhaj dan Umrah Kabupaten Tuban, H. Abdul Ghofur menyampaikan, keberangkatan kloter 26 menjadi awal dari rangkaian pemberangkatan jemaah haji asal Tuban tahun 2026. Seluruh jemaah dalam kloter ini dipastikan siap secara fisik maupun administrasi.

“Alhamdulillah, untuk kloter 26 semuanya dalam kondisi sehat dan berangkat lengkap sebanyak 376 orang,” terangnya.

Setelah ada jemaah dari kloter 27 yang meninggal dunia, kekosongan kuota akan diisi jemaah pengganti wilayah penyangga di Embarkasi Surabaya, seperti Sidoarjo, Surabaya, Gresik, maupun Mojokerto, sesuai ketentuan berlaku.

"Secara keseluruhan, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Tuban tahun ini mencapai 1.645 orang. Mereka akan diberangkatkan bertahap dalam lima kelompok terbang, yakni kloter 26, 27, 28, 29, dan 30," tambahnya.

Abdul Ghofur mengingatkan para jemaah mewaspadai kondisi cuaca ekstrem di Tanah Suci. Berdasarkan informasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, suhu pada puncak ibadah haji diperkirakan mencapai 42 hingga 46 derajat Celsius, sebagaimana terjadi pada musim haji sebelumnya.

“Kami mengimbau jemaah untuk menjaga kesehatan, mematuhi protokol, serta menggunakan alat pelindung diri seperti masker, alas kaki, topi, dan selalu membawa air minum untuk menghindari dehidrasi,” tambahnya.

Ia juga berharap para jemaah dapat menjadi teladan sepulang dari Tanah Suci dan membawa dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Tuban.

“Kami titip doa terbaik untuk masyarakat Tuban. Semoga para jemaah kembali ke tanah air sebagai haji mabrur dan membawa keberkahan bagi daerah,” tuturnya.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyampaikan bahwa pemberangkatan kloter pertama menjadi momen penting bagi Pemkab Tuban. Ia menyebut para jemaah akan menjalani proses administrasi lanjutan di Surabaya sebelum diterbangkan ke Tanah Suci.

“Insyaallah jemaah kloter 26 akan tiba di Surabaya sekitar pukul 19.00 WIB untuk persiapan selanjutnya. Kami berharap seluruh jemaah menjaga kesehatan, mengikuti arahan ketua regu, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ucapnya 

Bupati Tuban juga menitipkan doa kepada para jemaah agar turut mendoakan masyarakat Kabupaten Tuban.

“Kami titip doa terbaik untuk masyarakat Tuban, semoga para jemaah kembali dengan membawa keberkahan dan dampak positif bagi daerah,”imbuhnya. 

Terpisah salah satu jemaah haji, Putri Yulia, mengaku sangat bahagia bisa berangkat ke Tanah Suci bersama suaminya.

“Perasaan saya senang sekali, tidak menyangka bisa berangkat bersama suami. Suami daftar tahun 2012, saya tahun 2018, Alhamdulillah bisa berangkat bersama,” ungkapnya.

Yulia berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan selama menjalankan ibadah haji.

“Semoga kami semua diberi kesehatan, dimudahkan dalam menjalankan rukun Islam kelima, dan pulang menjadi haji yang mabrur,” tandasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Ibadah Haji