KETIK, SAMPANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sampang terus menunjukkan komitmen membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim piatu. Kali ini, bantuan diberikan kepada dua santri aktif di Pondok Pesantren Miftahut Thullab, Gedangan, Kedungdung, yakni Naila dan Abd. Kodir.
KH. Abd. Rouf Al-Hitami, Ketua Baznas Sampang menyampaikan bahwa bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp200 ribu per bulan untuk masing-masing santri. Dana tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka selama menempuh pendidikan di pondok pesantren.
"Program ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan bahwa anak-anak yatim piatu tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak tanpa terbebani oleh persoalan ekonomi. Kami memahami bahwa kebutuhan santri di pondok tidak hanya sebatas pendidikan formal, tetapi juga mencakup kebutuhan makan, perlengkapan harian, hingga biaya penunjang lainnya. Oleh karena itu, Baznas hadir untuk memberikan dukungan berkelanjutan agar mereka dapat belajar dengan tenang dan fokus meraih masa depan yang lebih baik," ujarnya, Rabu, 22 April 2026.
Ia juga menegaskan bahwa program santunan ini akan terus dipantau dan dievaluasi agar tepat sasaran. Baznas Sampang berkomitmen untuk memperluas jangkauan bantuan kepada lebih banyak penerima manfaat di wilayah Kabupaten Sampang.
"Ke depan, kami berharap semakin banyak pihak yang turut berkontribusi melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola Baznas. Dengan dukungan masyarakat, kami optimistis dapat membantu lebih banyak anak yatim piatu dan keluarga kurang mampu, sehingga tercipta kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan," tukasnya. (*)
