Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Pemkot Malang Galakkan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen

8 November 2026 11:52 8 Nov 2026 11:52

Kukuh Kurniawan, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Cegah Banjir Jelang Musim Hujan, Pemkot Malang Galakkan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen

Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) yang dilaksanakan di aliran Sungai Mewek Kecamatan Blimbing Kota Malang, Minggu, 8 November 2026.(Foto: Kukuh/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Antisipasi potensi banjir jelang musim hujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama stakeholder terkait dan warga menggalakkan Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) secara serentak. Kerja bakti bersama ini dilakukan untuk membersihkan saluran drainase dan sungai dari tumpukan sampah serta endapan lumpur. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang mengatakan untuk kali ini, kegiatan GASS menyasar ke tiga lokasi kelurahan. Yaitu sepanjang aliran Sungai Mewek melintasi wilayah Kelurahan Balearjosari dan Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing serta Sungai Muharto di Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang. 

"Menjelang musim hujan, biasanya ada sampah yang tersangkut di drainase dan tadi juga ada rumpun pohon bambu yang tumbang ke sungai. Sehingga, perlu dilakukan perapian dan pembersihan agar tidak menghambat aliran dan tidak menyebabkan banjir," jelasnya kepada Ketik.com saat ditemui di lokasi kegiatan GASS di Sungai Mewek Kecamatan Blimbing, Minggu, 8 November 2026.

Dalam kegiatan bersih-bersih tersebut, pihaknya melibatkan kolaborasi lintas sektor. Mulai dari pihak kelurahan, Linmas, pengurus RT/RW setempat, warga, BPBD, hingga jajaran kepolisian dan koramil. 

"Sebetulnya, sungai-sungai yang ada di Kota Malang ini memiliki kedalaman yang cukup dan selokannya sudah mumpuni. Tetapi, kondisi alirannya tidak lancar karena terhambat sampah dan sedimen serta tanaman liar yang tumbang," terangnya.

Foto Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) yang dilaksanakan di aliran Sungai Mewek Kecamatan Blimbing Kota Malang, Minggu, 8 November 2026 (Foto : Kukuh/Ketik.com). Kegiatan tersebut digencarkan setiap minggunya di seluruh kelurahan di Kota Malang untuk mengantisipasi banjir jelang musim hujanGerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS) yang dilaksanakan di aliran Sungai Mewek Kecamatan Blimbing Kota Malang, Minggu, 8 November 2026.(Foto : Kukuh/Ketik.com)

Sebagai langkah preventif dalam mencegah banjir dan normalisasi aliran sungai, maka pelaksanaan GASS akan rutin dilakukan setiap minggunya di seluruh kelurahan. Upaya ini juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo melalui program Indonesia Asri. 

"Pelaksanaan GASS sendiri digerakkan di seluruh penjuru Kota Malang, di mana tiap kelurahan menggelar kegiatan ini sesuai dengan kondisi dan waktunya masing-masing. Kami juga akan memberikan dukungan penuh mulai dari menyediakan alat berat hingga gergaji mesin untuk memudahkan pembersihan dan pengangkutan sampah," bebernya. 

Sementara itu, Camat Blimbing I Ketut Widi Eka Wirawan menuturkan, bahwa tantangan geografis di wilayahnya cukup kompleks berupa kontur sungai yang curam serta permukiman warga yang padat di sempadan sungai. Sehingga, pihaknya mengandalkan kearifan lokal melalui semangat gotong royong warga. 

"Dengan berbagai keterbatasan, kami maksimalkan sinergi dan gotong royong bersama warga. Kami angkut sampah dan sedimen secara manual agar tidak menghambat aliran sungai," ungkapnya. 

Dirinya juga menambahkan, terdapat tiga kelurahan di wilayah Kecamatan Blimbing yang rawan terdampak banjir. Yaitu Kelurahan Purwodadi, Kelurahan Blimbing, dan Kelurahan Purwantoro. 

"Kalau untuk Kelurahan Arjosari, biasanya hanya mengalami genangan air sesaat. Selain menggalakkan GASS, kami juga memaksimalkan program RT Berkelas untuk mengantisipasi dan menanggulangi banjir di tiga kelurahan tersebut," tandasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Pemkot Malang Dinas Lingkungan Hidup antisipasi banjir Jelang Musim Hujan