KETIK, PADANG – Kalandra Muhammad Azis, anak berusia 4 tahun 8 bulan asal Sumatera Barat, tengah berjuang melawan penyakit leukemia akut langka. Setelah menjalani pengobatan selama sekitar satu tahun tujuh bulan, Kalandra kini membutuhkan transplantasi sumsum tulang yang harus dilakukan di luar negeri.
Ayah Kalandra, Azis Wahyudi, mengatakan putranya tercatat sebagai warga ber-KTP Bukittinggi, namun saat ini berdomisili di Kota Padang. Kalandra sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, didampingi ibunya, Mardhiyah Khairani.
"Kalandra harus berhadapan dengan Mixed Phenotype Acute Leukemia (MPAL), salah satu jenis leukemia akut yang tergolong sangat langka," kata Azis, Minggu (23/8/2026).
Menurut penjelasan dokter di Rumah Sakit Kanker Dharmais, MPAL menyerang sumsum tulang dan menyebabkan produksi sel darah putih secara berlebihan. Sel-sel tersebut tidak berkembang secara sempurna sehingga memenuhi ruang yang seharusnya ditempati sel darah sehat.
Kondisi tersebut membuat daya tahan tubuh Kalandra terus melemah dan mengharuskannya menjalani rangkaian pengobatan serta perawatan dalam waktu yang panjang.
Perjuangan melawan penyakit tersebut juga membuat Kalandra harus terpisah dari ayahnya. Selama menjalani perawatan di Jakarta, Kalandra bersama ibunya harus tinggal jauh dari kampung halaman.
Sementara itu, Azis tetap berada di Sumatera Barat untuk bekerja dan mencari nafkah. Di tengah keterbatasan ekonomi, ia juga terus berupaya mencari jalan agar putra semata wayangnya mendapatkan pengobatan terbaik.
Kini, kondisi Kalandra memasuki tahap yang lebih berat. Dokter menyarankan agar bocah tersebut menjalani transplantasi sumsum tulang sebagai bagian dari upaya pengobatan terhadap penyakit yang dideritanya.
Namun, keluarga itu menghadapi kendala lain. Menurut keterangan Azis, tindakan medis yang dibutuhkan belum dapat dilakukan di rumah sakit di Indonesia untuk kondisi penyakit Kalandra sehingga ia direkomendasikan menjalani pengobatan di luar negeri.
Biaya yang dibutuhkan pun tidak sedikit dan berada di luar kemampuan ekonomi keluarga.
"Kami tidak menyerah. Tapi tangan kami sendirian belum cukup kuat untuk mengangkat beban ini," ujar Azis.
Karena itu, keluarga Kalandra membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin membantu biaya pengobatan dan tindakan medis yang harus dijalaninya.
Bagi masyarakat yang berkenan memberikan bantuan, donasi dapat disalurkan melalui:
- Bank BRI
- Nomor rekening: 738401012113539
- Atas nama: Mardhiyah Khairani (ibu Kalandra Muhammad Azis)
- Informasi dan konfirmasi bantuan dapat menghubungi ayah Kalandra, Azis Wahyudi, melalui nomor 0823-8236-8674.
Keluarga berharap dukungan masyarakat dapat membantu Kalandra menjalani pengobatan dan tindakan medis yang dibutuhkan, sehingga bocah tersebut memiliki kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan seperti anak-anak seusianya.(*)
.png)