KETIK, SURABAYA – Sebanyak 533 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tergabung dalam kloter 80 dan 81 telah berangkat haji dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Selasa, 11 Mei 2026.
Seremonial pemberangkatan kloter 80 dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma di depan Gedung Bir Ali, Asrama Haji Embarkasi Surabaya sore tadi.
Sebelum memberangkatkan, ia berpesan terhadap JCH untuk menjaga kesehatan dan fokus menjalankan haji selama di Tanah Suci.
"Semua harus luruskan niat dan hati. Jadi pikiran-pikiran yang berhubungan pekerjaan, berbagai permasalahan di daerah itu ditinggalkan semua di belakang," katanya.
Selain itu, selama di Tanah Suci, ia juga meminta para JCH untuk selalu menjaga kesehatan fisik.
Salah satunya dengan banyak minum air putih, mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi yang berbeda dengan di Indonesia.
"Jaga kesehatan, istirahat yang baik, minum yang banyak, makan yang cukup," lanjutnya.
Jemaah calon haji keluar dari Gedung Muzdalifah menuju bus yang mengangkut ke Bandara Juanda. (Foto: Fitra/Ketik.com)
Hal yang tak kalah penting, selama di Madinah dan Makkah. Ia mengingatkan JCH untuk kompak, saling membantu satu sama lain.
Tujuannya supaya mereka tidak terpisah karena banyaknya jemaah di seluruh dunia yang beribadah di sana.
Selama beribadah, ia mengimbau kepada JCH untuk menaati peraturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
"Selalu kompak, saling menolong, saling mengingatkan supaya tidak ada yang terpisah dari kelompok. Jaga nama baik NTT juga dan jaga nama baik Indonesia," ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengungkapkan JCH asal NTT yang berangkat haji pada tahun ini paling tua berusia 91 tahun dan termuda 18 tahun.
"Semuanya dalam kondisi sehat," pungkasnya. (*)
