Banner Ketik Haji 2026

70 Persen JCH Embarkasi Surabaya Masuk Kategori Risti, Kolesterol Hingga Diabetes Paling Banyak

12 Mei 2026 17:00 12 Mei 2026 17:00

Fitra Herdian, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 70 Persen JCH Embarkasi Surabaya Masuk Kategori Risti, Kolesterol Hingga Diabetes Paling Banyak

Jemaah calon haji menjalani pemeriksaan di poliklinik Asrama Haji Embarkasi Surabaya, sebelum berangkat menuju Tanah Suci. (Foto: Fitra/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Sebanyak 70 persen Jemaah Calon Haji (JCH) 2026, Embarkasi Surabaya masuk dalam kategori memiliki penyakit risiko tinggi (risti). Informasi ini disampaikan oleh Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya, Rosidi Ruslan.

Ia mengungkapkan, jenis penyakit kolesterol, anemia, hipertensi, hingga diabetes menjadi keluhan yang paling banyak dialami oleh para JCH.

Maka dari itu, sebagai bentuk antisipasi. Pihaknya telah menyediakan poliklinik yang siap melayani para JCH yang mengalami gangguan kesehatan pada saat masuk ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

"Dari sekitar 19 ribu JCH yang telah masuk embarkasi. Sekitar 70 persen di antaranya masuk kategori risiko tinggi atau risti," katanya pada Selasa, 12 Mei 2026.

Kategori risti tersebut banyak didominasi oleh jemaah lansia. Mereka juga memiliki penyakit penyerta atau komorbid. Maka dari itu Rosidi melakukan pengawasan ketat terhadap kesehatan para JCH.

"70 persen jemaah masuk kategori risiko tinggi, baik karena usia lanjut maupun penyakit penyerta," lanjutnya.

Ia juga menerangkan, puluhan jemaah itu ada yang dirujuk ke rumah sakit karena mengeluh sakit. Di rumah sakit, para jemaah mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Salah satu JCH yang dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan tuberkulosis (TB), gangguan saturasi oksigen, hingga kondisi fisik yang menurun.

Kendati demikian, ada pula JCH yang sempat mengeluh sakit, tapi usai dilakukan observasi dinyatakan boleh terbang menjalani ibadah rukun Islam ke-5.

“Kalau ditemukan penurunan kondisi kesehatan, jamaah akan segera kami rujuk untuk distabilkan sebelum diberangkatkan,” jelas Rosidi.

Petugas kesehatan memastikan seluruh jamaah akan terus dipantau hingga waktu keberangkatan guna menjaga keselamatan selama menjalankan ibadah haji.

“Tujuan utama kami memastikan jamaah tetap aman dan mampu menjalankan rangkaian ibadah haji dengan kondisi kesehatan yang terjaga,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Ketik Haji Ketik Haji 2026 Rosidi Ruslan Asrama Haji Surabaya Info Surabaya Berita Surabaya