KETIK, SURABAYA – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur menggelar upacara di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sepuluh Nopember, Jalan Mayjend Sungkono, Surabaya, Rabu, 5 Agustus 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka. Selain upacara, para pengurus dan anggota Pramuka turut menggelar ziarah serta tabur bunga di area pemakaman pahlawan.
Salah satu pusara yang dikunjungi adalah makam mantan Wali Kota Surabaya, Sunarto Sumoprawiro, atau yang akrab disapa Cak Narto. Di atas pusara almarhum, rombongan memanjatkan doa bersama dan menaburkan bunga.
Wakil Ketua Bidang Gudep, Sako, dan Korwil Kwarda Jatim, Basuki Babusalam, menyampaikan rasa syukurnya masih diberikan kesempatan untuk berziarah sekaligus mendoakan almarhum Cak Narto dan para pahlawan lainnya.
"Alhamdulillah kami hari ini bisa sambang (berkunjung), bisa takziah, bisa ziarah. Ini makamnya Bapak H. Sunarto Sumoprawiro. Beliau dulu adalah Kepala Mabi, Ketua Mabi atau Wali Kota Surabaya," tuturnya.
Wakil Ketua Bidang Gudep, Sako dan Korwil Kwarda Jatim, Basuki Babusalam (empat dari kanan) memimpin doa di TMP Mayjen Sungkono, Surabaya, Rabu, 5 Agustus 2026. (Foto: Fitra/Ketik.com)
Menurut Basuki, banyak keteladanan yang dapat dipetik dari sosok Cak Narto, baik atas rekam jejaknya dalam membangun Kota Surabaya maupun keaktifannya dalam membesarkan Gerakan Pramuka.
Selain makam Cak Narto, rombongan juga berziarah ke sejumlah makam pahlawan lainnya. Menariknya, setiap makam tokoh yang pernah aktif di Gerakan Pramuka ditandai dengan bendera tunas kelapa.
Basuki menambahkan bahwa di TMP Sepuluh Nopember Surabaya, cukup banyak pahlawan dan mantan pejabat daerah yang tercatat aktif dalam kepramukaan.
"Banyak, banyak (anggota Pramuka), di sini kan ada gubernur, wali kota rata-rata (dimakamkan) di sini. Jadi banyak sekali," pungkasnya. (*)
