Sosok Vulla Hendrata, Builder Kota Malang yang Mendunia lewat Karya Kustom Motor Matik Arjuno

16 April 2026 19:00 16 Apr 2026 19:00

Kukuh Kurniawan, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Sosok Vulla Hendrata, Builder Kota Malang yang Mendunia lewat Karya Kustom Motor Matik Arjuno

Builder asal Kota Malang, Vulla Hendrata saat berfoto dengan karya kustom motornya, Lathi, saat ditemui oleh Ketik.com, Kamis, 16 April 2026 (Foto : Kukuh / Ketik.com)

KETIK, MALANG – Vulla Hendrata merupakan sosok modifikator motor berbakat asal Malang, Jawa Timur. Melalui bengkel Ultimate Custom yang digawanginya, ia sukses menjuarai Honda Modif Contest (HMC) 2024 dan berhasil membawa karya modifikasi skuter Honda Stylo ke ajang internasional di Jepang.

Bagi Vulla, Ultimate Custom lebih dari sekadar sarana untuk meraih prestasi di bidang modifikasi. Bengkel yang terletak di wilayah Kecamatan Blimbing, Kota Malang, itu merupakan tempat mencurahkan kecintaannya terhadap modifikasi.

Vulla mengaku kecintaannya terhadap sepeda motor dimulai sejak SMP dan berlanjut saat SMK. Ketika di SMK inilah, ia mulai memodifikasi sepeda motor pertamanya, yaitu Honda GL 100 keluaran tahun 1987.

“Saat itu, saya memodifikasi mengarah ke model balap. Baru saat kelas tiga SMK pada 2014, motor tersebut saya kustom sendiri menjadi model cafe racer,” ujarnya kepada Ketik.com.

Usai lulus SMK di bidang animasi, ia pun melanjutkan pendidikan dengan berkuliah di jurusan pendidikan olahraga. Dengan kesibukan itu, motor pertamanya menjadi tidak terurus dan hanya menjadi penghuni garasi rumah.

“Daripada tidak terpakai, akhirnya saya jual. Ketika pembeli datang, ternyata tertarik dengan modelnya dan meminta dibuatkan lagi model serupa. Dari hal inilah akhirnya pesanan untuk membuat motor kustom terus berdatangan,” jelasnya kepada Ketik.com, Kamis, 16 April 2026.

Kemudian, ia memutuskan meninggalkan bangku perkuliahan dan memilih menekuni dunia kustom motor secara profesional. Pada 2015, ia pun membuat akun Instagram agar usahanya semakin berkembang hingga sekarang.

Ia mengungkapkan, aliran modifikasi yang dipilih mengarah pada gaya vintage racing, mulai dari model cafe racer, board tracker, scrambler, hingga chopper.

“Dibantu oleh tim yang beranggotakan empat orang, dalam sebulan kami mampu membuat tiga motor kustom. Konsumennya macam-macam, ada yang dari Malang, luar daerah seperti Kalimantan, bahkan Australia,” ungkap pria berusia 31 tahun ini.

Selain mengerjakan pesanan dari pelanggan, ia juga memiliki proyek modifikasi tersendiri. Dalam proyek khusus ini, ia menelurkan maksimal dua motor dalam setahun dan ditargetkan untuk mengikuti event modifikasi terbesar di Indonesia, yaitu Kustomfest dan Honda Modif Contest.

Untuk proyek modifikasi khusus ini, diawali dengan membuat motor kustom berbasis Honda GL 125 yang dinamakan Lathi. Lewat Lathi, ia meraih juara di Kustomfest dan juara nasional Honda Modif Contest pada 2024.

“Nama Lathi ini dari bahasa Jawa yang artinya lidah atau ucapan. Motor ini sengaja saya buat sebagai bukti, sekaligus untuk menjawab cemooh orang saat saya memutuskan tidak melanjutkan kuliah dan memilih menggeluti dunia kustom,” terangnya.

Karena berhasil meraih juara nasional Honda Modif Contest, ia pun berhak mengikuti Honda Dream Ride Project dan mendapat Honda Stylo 160 untuk dimodifikasi. Dikerjakan dalam waktu empat bulan, motor tersebut pun jadi dan dinamakan tokoh pewayangan Arjuno.

“Sebenarnya, kami membuat dua motor, yaitu Arjuno dan Buto. Untuk Arjuno sangat menantang karena basisnya motor matik dan kami ubah menjadi model neo board tracker. Tantangan lainnya, pihak Honda meminta agar rangka utama, mesin, lampu depan, dan belakang tetap mempertahankan bentuk aslinya,” bebernya.

Ia menerangkan, karya Arjuno disiapkan untuk mengikuti event modifikasi bergengsi di Jepang, yaitu Yokohama Hot Rod Custom Show 2025. Karena itu, ia mempersiapkannya secara maksimal dan memberikan sentuhan terbaik.

“Saat karya Arjuno ditampilkan di sana, ternyata mendapat sambutan positif dan meraih Cool Pick Award. Sedangkan pada event Kustomfest 2025, berhasil memborong tiga penghargaan, yaitu dua Cool Pick Award dan Champion Honda Dream Ride Project,” tambahnya.

Dengan profesionalisme dan kerja keras tersebut, kini ia telah bersiap menghadapi Kustomfest dan Honda Modif Contest 2026. Rencananya, ia akan mengeluarkan dua motor kustom bernama Petruk dan Pasopati.

“Ini sedang kami persiapkan dengan basis Honda Vario dan C-70. Sesuai dengan misi kami, kami ingin membuat Pandawa Lima, tetapi versi motor kustom,” tandasnya.

Tombol Google News

Tags:

#Vulla Hendrata #Motor Kustom Arjuno #Modifikator Motor Malang #Builder Kota Malang #Bengkel Ultimate Custom Info Malang Berita Malang