Sensus Ekonomi BPS Kota Malang Dimulai Juni 2025, Petakan Tren dan Peluang Usaha,

15 Mei 2026 16:15 15 Mei 2026 16:15

Lutfia Indah, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Sensus Ekonomi BPS Kota Malang Dimulai Juni 2025, Petakan Tren dan Peluang Usaha,

Kepala BPS Kota Malang Umar Sjaifuddin menjelaslan tentang pentingnya sensus ekonomi yang akan segera dilaksanakan. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – BPS Kota Malang akan segera melakukan Sensus Ekonomi pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Sensus ekonomi dilakukan untuk memetakan tren hingga peluang usaha.

Kepala BPS Kota Malang, Umar Sjaifudin, menjelaskan sensus ekonomi dilaksanakan dari rumah ke rumah secara langsung. Pendataan dilakukan kepada pelaku usaha besar, mulai dari perbankan, mal, UMKM, serta seluruh unit usaha yang ada di Kota Malang.

"Jadi Sensus Ekonomi 2026 dilaksanakan bertahap. Jadi, 1 Mei sampai 31 Agustus adalah pengisian kuesioner secara online. Nanti ada pendataan door to door kira-kira 2,5 bulan," ujarnya, Jumat, 15 Mei 2026.

Dalam periode pendataan kali ini, perusahaan besar akan mendapatkan email untuk pengisian mandiri. Sedangkan perusahaan dan usaha yang belum memperoleh email akan didata oleh petugas.

"Petugas kami akan menyasar seluruh bangunan se-wilayah Kota Malang. Bagi semua perusahaan dan usaha yang belum memperoleh email, maka didata oleh petugas," lanjutnya.

Umar menjelaskan banyak manfaat yang didapatkan dari sensus ekonomi tersebut. Terlebih, sensus dilakukan setiap 10 tahun sekali sehingga dapat mengetahui perbedaan kondisi perekonomian Kota Malang.

Bagi pemerintah, sensus ekonomi dapat berguna sebagai landasan dalam perencanaan dan evaluasi kebijakan ekonomi agar lebih tepat sasaran. Sedangkan bagi pengusaha maupun UMKM, sensus ekonomi dapat membantu mengakses informasi dan data pasar untuk strategi bisnis, investasi, hingga ekspansi usaha.

"Misalnya, di Kota Malang UMKM yang paling banyak di sektor apa, nah itu akan terlihat. Terus membantu pelaku usaha memahami tren, peluang, dan tantangan bisnis," jelasnya.

Umar menyebut sensus ekonomi bagi akademisi dapat dijadikan sebagai pendukung penelitian ekonomi berbasis data yang lengkap dan detail. Masyarakat pun dapat menerima manfaat dari kebijakan pemerintah dan menggunakan data untuk kepentingan lainnya.

"Kami juga mendata rumah tangga dari Juni sampai Agustus. Tujuannya menyediakan informasi struktur ekonomi, karakteristik usaha, dan informasi ekonomi digital. Jadi memang struktur ekonomi sekarang ini berkembang pesat sehingga hasil sensus betul-betul riil di lapangan," tegasnya.

Untuk melaksanakan sensus ekonomi, BPS Kota Malang sedang melakukan tahap penjaringan 627 petugas sensus. Perekrutan secara online telah dilaksanakan dan kini tinggal melaksanakan proses seleksi.

"Kami harus melakukan seleksi petugas dengan melihat dari sisi administrasi dan syarat yang telah ditetapkan. Misalnya, petugas harus memiliki ponsel dengan kriteria tertentu karena gambarannya pelaksanaan ini menggunakan sistem aplikasi untuk pendataan ke responden, bukan lewat lembar kuesioner," katanya.

Tombol Google News

Tags:

SENSUS EKONOMI BPS Kota Malang Tren Usaha Kota Malang Umar Sjaifuddin Info Malang Berita Malang Sensus Ekonomi Kota Malang