Semarak HUT ke-81 RI, Batik Malangan Nuansa Merah Putih Laris Manis Dipesan

15 Agustus 2026 01:00 15 Agt 2026 01:00

Kukuh Kurniawan, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Semarak HUT ke-81 RI, Batik Malangan Nuansa Merah Putih Laris Manis Dipesan

Pemilik Batik Blimbing Malang, Aulia Rismawati saat menunjukkan batik nuansa merah putih dengan motif Malangan, Jumat, 14 Agustus 2026 (Foto : Kukuh/Ketik)

KETIK, MALANG – Semarak peringatan menyambut HUT Ke-81 Republik Indonesia, membawa berkah tersendiri bagi perajin batik di Kota Malang. Permintaan batik motif Malangan dengan nuansa warna merah putih menjadi pilihan yang paling banyak dicari masyarakat, untuk dikenakan saat acara-acara formal rangkaian perayaan kemerdekaan. 

Berkah tersebut dirasakan salah satunya oleh Batik Blimbing Malang. Di rumah produksi yang terletak di Jalan Candi Jago Kota Malang tersebut, permintaan produk batik Malangan nuansa merah putih meningkat signifikan. 

"Di bulan Agustus ini, penjualan batik nuansa merah putih mengalami kenaikan 5 persen dibandingkan hari-hari biasa. Karena itu, kami sudah bersiap dengan membuat produk dalam jumlah banyak sejak sebulan yang lalu," ujar pemilik Batik Blimbing Malang, Aulia Rismawati kepada Ketik.com, Jumat, 14 Agustus 2026. 

Untuk tahun ini, ia mengeluarkan batik merah putih dengan 10 motif Malangan yang berbeda. Namun, seluruh motif tersebut tetap konsisten mengusung keunikan dan identitas lokal khas Kota Malang.

"Motif Malangan itu mengangkat ikon-ikon tempat dan budaya Kota Malang. Seperti Alun-Alun Tugu, Topeng Malangan, Kampung Warna Warni, Balai Kota Malang, Kayutangan Heritage dan bunga teratai," tambahnya. 

Selain itu, ia juga menghadirkan berbagai motif lainnya. Seperti bertemakan pesisir pantai dan ada pula motif unik bertajuk 'Ayo Dolan lan Jajan' yang mengangkat beragam ikon kuliner di Kota Malang. 

Untuk produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari kain batik lembaran hingga sudah dalam bentuk pakaian jadi. Proses produksinya dilakukan menggunakan teknik batik tulis, cap, maupun kombinasi keduanya. 

"Macam-macam, tergantung dari kebutuhan pembeli seperti apa. Ada yang butuh kain lembaran, ada yang bentuk pakaian jadi, dan ada juga yang membeli dalam bentuk selendang," terangnya. 

Terkait harganya, ia menyebut disesuaikan dengan teknik pengerjaan dan kerumitan motifnya. Semakin rumit motif serta menggunakan teknik batik tulis, maka harganya akan semakin tinggi.

"Baik baju maupun bentuk kain lembaran, harganya mulai dari Rp 175 ribu untuk batik cap dan kalau yang tulis Rp 300 ribu keatas. Sedangkan yang selendang, harganya mulai Rp 35 ribu sampai Rp 100 ribu," ungkapnya. 

Sementara itu, Rara mengaku sengaja datang ke Batik Blimbing Malang untuk membeli batik tulis Malangan nuansa merah putih. Ia mengaku, ingin mengenakan sesuatu yang unik dan menarik di dalam merayakan kemerdekaan. 

"Biasanya di momen Agustusan, pakai jersey atau kaos dengan warna merah putih. Tetapi sekarang mencari sesuatu yang berbeda, yaitu dengan mengenakan pakaian batik," jelasnya. 

Menurutnya, pakaian batik nuansa merah putih dapat dikenakan di berbagai kegiatan baik saat malam tasyakuran maupun acara semi formal lainnya. 

"Buat tasyakuran bisa dan buat tampil di pentas seni juga bisa. Ini saya baru pertama kali kesini dan tertarik dengan motif Malangannya," tandasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Batik Blimbing Malang Motif Malangan Nuansa Merah Putih Aulia Rismawati HUT RI