KETIK, JAKARTA – Tren penggunaan perangkat audio di kalangan Gen Z mulai menunjukkan perubahan. Di tengah popularitas True Wireless Stereo (TWS) yang praktis tanpa kabel, headset kabel justru kembali sering digunakan, terutama untuk mendengarkan musik, menonton video, hingga melengkapi gaya sehari-hari.
Headset kabel sebelumnya identik dengan perangkat audio lama sebelum TWS dan earbud nirkabel semakin mudah ditemukan. Namun, belakangan model tersebut kembali muncul dalam gaya Gen Z. Kabel yang menjuntai dari telinga hingga perangkat justru dianggap memberikan tampilan yang berbeda dan memiliki kesan nostalgia.
Salah satu alasan headset kabel kembali dipilih adalah penggunaannya yang sederhana. Perangkat dapat langsung digunakan setelah disambungkan ke ponsel tanpa perlu mengisi daya atau memasangkan koneksi Bluetooth. Hal ini membuat headset kabel dinilai praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Dari sisi tampilan, headset kabel juga mulai menjadi bagian dari gaya berpakaian. Kabel yang terlihat ketika digunakan justru dapat menjadi aksesori tambahan, terutama ketika dipadukan dengan outfit kasual. Tren ini turut membuat sejumlah model headset dengan desain klasik kembali mendapatkan perhatian.
Selain soal gaya, faktor harga juga menjadi pertimbangan. Headset kabel tersedia dalam berbagai pilihan dengan harga yang relatif terjangkau. Pengguna tidak harus mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan perangkat yang dapat digunakan mendengarkan musik atau melakukan panggilan.
Meski begitu, TWS tetap memiliki keunggulan yang membuatnya banyak digunakan, terutama karena tidak memiliki kabel yang mengganggu aktivitas. TWS juga menawarkan berbagai fitur seperti noise cancellation, kontrol sentuh, dan koneksi ke beberapa perangkat pada model tertentu.
Kembalinya headset kabel di kalangan Gen Z bukan berarti TWS sepenuhnya kehilangan peminat. Keduanya justru digunakan sesuai kebutuhan dan gaya masing-masing. Headset kabel menawarkan kesederhanaan sekaligus tampilan retro, sedangkan TWS lebih mengutamakan kebebasan bergerak dan fitur nirkabel.
Tren tersebut menunjukkan bahwa perangkat yang sempat dianggap ketinggalan zaman masih bisa kembali populer ketika dipadukan dengan gaya dan kebutuhan generasi saat ini. (*)
