Usai Sertijab, Direksi Baru Perumda Kahyangan Jember Soroti Tata Kelola dan Fasilitas Minim

18 Mei 2026 22:18 18 Mei 2026 22:18

Nur Fadli, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Usai Sertijab, Direksi Baru Perumda Kahyangan Jember Soroti Tata Kelola dan Fasilitas Minim

Direksi baru Perumda Kahyangan Jember menyoroti persoalan tata kelola dan fasilitas kerja perusahaan. Foto: Istimewa

KETIK, JEMBER – Direktur Utama baru Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, Gogot Cahyo Baskoro, langsung menyoroti berbagai persoalan internal perusahaan usai resmi menjalani serah terima jabatan. Mulai dari tata kelola perusahaan, produktivitas kebun, hingga minimnya fasilitas kerja menjadi perhatian direksi baru.

Menurut Gogot, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi agar perusahaan daerah tersebut kembali sehat dan mampu berkembang.

“Terus terang saya belum bangga kalau belum bisa membuktikan sesuatu untuk PDP. Banyak persoalan yang harus dibenahi,” ujar Gogot seusai sertijab, Senin, 18 Mei 2026. 

Ia mengaku telah mengikuti perkembangan Perumda Kahyangan selama kurang lebih 20 tahun. Karena itu, dirinya memahami sejumlah persoalan mendasar yang selama ini dihadapi perusahaan perkebunan milik Pemerintah Kabupaten Jember tersebut.

Salah satu yang menjadi sorotan yakni kondisi fasilitas kerja direksi yang dinilai belum memadai. Gogot bahkan menyebut ruang direksi belum memiliki furnitur yang layak untuk menunjang aktivitas kerja.

“Saya lihat sendiri ruang direksi furniturnya tidak ada. Kalau ada tamu ngobrolnya bagaimana?” katanya.

Meski demikian, Gogot memastikan direksi baru tidak akan membebani perusahaan untuk kebutuhan fasilitas awal. Ia bersama jajaran direksi memilih menggunakan dana pribadi demi menunjang aktivitas kerja.

“Apa yang menunjang aktivitas kami, insyaallah kami akan modal sendiri,” ucapnya.

Selain pembenahan internal, direksi baru juga mulai menyiapkan pengembangan sektor wisata dan kopi premium berbasis perkebunan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat pendapatan perusahaan di luar sektor utama perkebunan.

“Alih-alih ditutup, PDP ke depan harus menjadi perusahaan sehat dan mampu menyejahterakan buruh,” tutur Gogot.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember Ratno C. Sembodo meminta direksi baru menghadirkan terobosan baru dan meninggalkan pola kerja lama yang dinilai tidak lagi relevan dengan kondisi perusahaan saat ini.

“Rutinitas dan zona nyaman adalah musuh dalam kondisi perusahaan seperti sekarang,” ujar Ratno.

Sertijab tersebut turut dihadiri dua direksi baru Perumda Kahyangan Jember lainnya, jajaran pegawai perusahaan, serta Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama sebelumnya Danang Andri Asmara. (*)

Tombol Google News

Tags:

Perumda Kahyangan Jember Gogot Cahyo Baskoro Tata Kelola Perumda Kahyangan Fasilitas Direksi Perumda Kahyangan Kopi Premium Jember