Direksi Baru Perumda Kahyangan Jember Gelar Sertijab Sederhana Demi Hormati Buruh

18 Mei 2026 21:40 18 Mei 2026 21:40

Nur Fadli, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Direksi Baru Perumda Kahyangan Jember Gelar Sertijab Sederhana Demi Hormati Buruh

Direktur Utama Perumda Kahyangan Jember, Gogot Cahyo Baskoro (kanan), memilih sertijab sederhana demi menghormati kondisi buruh perkebunan. (Foto: Istimewa)

KETIK, JEMBER – Direksi baru Perumda Perkebunan Kahyangan Jember memilih menggelar serah terima jabatan (sertijab) tanpa kemewahan, Senin, 18 Mei 2026. Tidak ada hiburan musik maupun jamuan besar dalam agenda pergantian pimpinan perusahaan daerah tersebut.

Direktur Utama Perumda Kahyangan Jember, Gogot Cahyo Baskoro, mengaku sengaja meminta acara berlangsung sederhana sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi para buruh perkebunan yang masih menghadapi persoalan kesejahteraan.

“Acara ini saya minta sederhana. Tidak perlu prasmanan dan live musik. Saya ingin menjaga perasaan para buruh,” ujar Gogot.

Sertijab tersebut dihadiri tiga direksi baru, yakni Gogot Cahyo Baskoro sebagai Direktur Utama, Dima Akhyar sebagai Direktur Umum dan Keuangan, serta Nyoman Aribowo sebagai Direktur Produksi dan Pemasaran.

Turut hadir dalam kegiatan itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember Ratno C. Sembodo, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama sebelumnya Danang Andri Asmara, serta jajaran pegawai Perumda Kahyangan.

Dalam sambutannya, Gogot menegaskan dirinya belum ingin larut dalam euforia jabatan. Menurutnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan di tubuh perusahaan daerah tersebut.

“Terus terang saya belum bangga kalau belum bisa membuktikan sesuatu untuk PDP. Banyak persoalan yang harus dibenahi,” papar alumnus Universitas Jember (Unej) ini. 

Ia juga memastikan pembenahan fasilitas awal direksi tidak akan membebani perusahaan. Direksi baru berkomitmen menggunakan dana pribadi untuk mendukung kebutuhan kerja mereka.

“Apa yang menunjang aktivitas kami, insyaallah kami akan modal sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Jember Ratno C. Sembodo meminta direksi baru menghadirkan terobosan dan tidak terjebak pada pola lama perusahaan.

“Rutinitas dan zona nyaman adalah musuh dalam kondisi perusahaan seperti sekarang,” kata Ratno.

Selain menekankan kesederhanaan dalam sertijab, Gogot juga mulai menyoroti sejumlah persoalan internal yang masih dihadapi Perumda Kahyangan. Ia menilai pembenahan tata kelola dan produktivitas perusahaan menjadi pekerjaan penting yang harus segera dilakukan.

Gogot mengungkapkan, kondisi fasilitas kerja di lingkungan direksi pun masih minim. Bahkan, ruang direksi disebut belum memiliki furnitur yang memadai untuk menunjang aktivitas kerja maupun menerima tamu.

“Saya lihat sendiri ruang direksi furniturnya tidak ada. Kalau ada tamu ngobrolnya bagaimana?” tuturnya.

Ke depan, direksi baru juga mulai mendorong pengembangan sektor wisata berbasis perkebunan dan kopi premium sebagai salah satu langkah memperkuat perusahaan daerah tersebut.

“Alih-alih ditutup, PDP ke depan harus menjadi perusahaan sehat dan mampu menyejahterakan buruh,” pungkas Gogot. (*)

Tombol Google News

Tags:

Perumda Kahyangan Jember Gogot Cahyo Baskoro Sertijab Perumda Kahyangan Buruh Perkebunan Jember Direksi Baru Perumda Kahyangan