Stok BBM Aman, Bahlil Imbau Warga Mampu Tak Gunakan BBM Subsidi

18 September 2026 15:59 18 Sep 2026 15:59

Hanifuddin Musa, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Stok BBM Aman, Bahlil Imbau Warga Mampu Tak Gunakan BBM Subsidi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

KETIK, JAKARTA – Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM), khususnya jenis bersubsidi, berada dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai mengikuti Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 17 September 2026 lalu.

“Kami pemerintah akan menyiapkan stok kebutuhan masyarakat, khususnya terkait dengan BBM bersubsidi,” ujar Bahlil.

Meskipun stok BBM dijamin mencukupi, pemerintah menyoroti tantangan terkait distribusi di lapangan, yaitu adanya pergeseran (shifting) konsumsi. Masyarakat dari kelompok mampu dinilai ikut mengonsumsi BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah.

Oleh karena itu, Menteri ESDM mengimbau kesadaran warga yang memiliki kemampuan ekonomi memadai agar tidak menyerap jatah BBM subsidi.

“Persoalan shifting dari yang tadinya tidak memakai subsidi dan sekarang mereka memakai subsidi, saran saya sebagai warga negara Indonesia kepada saudara-saudara saya yang mampu, yang mohon maaf mobilnya pakai BMW, kemudian mobil-mobil yang kelas tinggi, ya mohonlah kita pakai hati juga. Janganlah kita pakai BBM subsidi,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa ketepatan sasaran sangat penting agar pasokan subsidi yang disiapkan pemerintah tidak salah alamat.

“Itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerima itu, dengan metode lain adalah subsidi harus tepat sasaran,” lanjutnya.

Terkait langkah pengawasan dan regulasi, Bahlil menyatakan pemerintah membuka peluang untuk memperketat aturan penyaluran. Namun, imbauan moral tetap disampaikan sembari menunggu proses regulasi berjalan.

“Saya akan mempertimbangkan, nanti kita lihat. Tapi kan saya harus ngomongin dulu, kalau regulasi itu butuh proses. Tapi imbauan ini penting,” ujarnya.

Mengakhiri keterangannya, Bahlil mengajak masyarakat mampu untuk berempati dan memberikan hak BBM bersubsidi kepada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Kalau yang punya gaji cukup, rumah bagus, pakai hatilah. Ya memang saya harus ngomong begini karena saya ini kan menteri yang pernah makan beras subsidi. Jadi berikanlah hak rakyat yang punya hak itu punya mereka. Jangan yang mampu yang mengambilnya,” tegas Bahlil. (*)

Tombol Google News

Tags:

BBM Bahlil Lahadalia ESDM