Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis, Pemkab Tulungagung dan BGN Sepakat Pangkas Kerumitan Izin SPPG

12 September 2026 06:15 12 Sep 2026 06:15

Sugeng Hariyadi, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Akselerasi Program Makan Bergizi Gratis, Pemkab Tulungagung dan BGN Sepakat Pangkas Kerumitan Izin SPPG

Sosialisasi dan koordinasi lintas sektor yang digelar di Kantor KADIN Tulungagung pada Jumat 11 September 2026. ( Foto ; Hariya/ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menyepakati langkah strategis untuk mempercepat realisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah ini diwujudkan melalui penyederhanaan izin usaha serta optimalisasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah setempat.

Kesepakatan tersebut mengemuka dalam forum sosialisasi dan koordinasi lintas sektor yang digelar di Kantor KADIN Tulungagung pada Jumat 11 September 2026.

Agenda ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung Tri Hariadi yang mewakili Plt. Bupati, unsur Forkopimda, Korwil BGN Tulungagung Ahmad Habibi, Anggota DPR RI Heru Cahyono, tim teknis BGN, Satgas Banser, serta 133 mitra pengelola SPPG.

Dalam sambutannya, Sekda Tulungagung Tri Hariadi menyampaikan permohonan resmi kepada BGN agar memangkas kerumitan birokrasi perizinan, khususnya bagi pengajuan SPPG baru.

Ia menegaskan bahwa kemudahan dan kepastian regulasi menjadi kunci utama untuk mengakselerasi eksekusi program di lapangan.

"Kepastian serta kemudahan regulasi akan melipatgandakan kecepatan eksekusi program pemerintah, yang pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kemajuan daerah," ujar Tri Hariadi.

Dukungan terhadap kelancaran program ini juga disuarakan oleh Anggota DPR RI, Heru Cahyono. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara mitra kerja dan pihak regulator.

Heru mengimbau para pengelola SPPG untuk tidak ragu berkonsultasi dengan BGN jika menemui kendala teknis demi menjaga kualitas layanan gizi tetap optimal.

Sementara itu, perwakilan KADIN MBG, Rifki, menggarisbawahi bahwa program MBG merupakan pilar utama dalam menyukseskan agenda Asta Cita Presiden Prabowo.

Menurutnya, peran BGN sangat krusial dalam menciptakan ekosistem regulasi yang adaptif dan ramah bagi para pelaku usaha di tingkat lokal.

Sinergi antara Pemeritahb Kabupaten Tulungagung, BGN, DPR RI, dan para mitra pengelola ini diharapkan mampu memangkas hambatan administratif secara signifikan.

Dengan jalur perizinan yang lebih ringkas dan koordinasi yang solid, pemenuhan gizi masyarakat di Kabupaten Tulungagung diproyeksikan dapat berjalan lebih cepat, efisien, dan berkelanjutan. (*)

Tombol Google News

Tags:

MBG SPPG IWOI MBG Tulungagung Sppg Tulungagung