KETIK, MALANG – Antusiasme masyarakat menggunakan kereta api selama masa libur sekolah tahun 2026 menunjukkan tren yang sangat positif. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya mencatat Stasiun Malang menjadi salah satu titik tersibuk dengan melayani total 175.340 penumpang sepanjang periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026.
Secara rinci, volume tersebut mencakup 88.105 penumpang yang berangkat dan 87.235 penumpang yang tiba di stasiun yang terletak di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Klojen, Kota Malang tersebut.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang tahun ini mengalami peningkatan sebesar 3 persen. Pada periode libur sekolah tahun 2025 lalu, stasiun ini mencatat sebanyak 170.597 penumpang.
"Stasiun Malang memiliki peran strategis sebagai stasiun keberangkatan dan kedatangan untuk wisata. Karena selama masa libur sekolah, wilayah Malang Raya ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah," jelasnya, Rabu, 15 Juli 2026.
Untuk penumpang yang berangkat dari Stasiun Malang, juga didominasi oleh masyarakat yang memanfaatkan momen liburan tersebut. Dengan mengunjungi berbagai kota tujuan seperti Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya, Bandung hingga Jakarta.
Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya juga telah melakukan berbagai langkah antisipasi guna menjamin kenyamanan dan keselamatan penumpang. Meliputi optimalisasi pelayanan stasiun, penambahan petugas, serta pengetatan aspek keamanan.
Disamping itu, juga memaksimalkan fitur digital untuk mempermudah operasional. Mulai dari pemesanan tiket via aplikasi Access by KAI hingga penerapan fasilitas boarding menggunakan teknologi pemindai wajah (face recognition).
"Tentunya, kami selalu berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, selamat dan tepat waktu," pungkasnya.(*)
.png)