Resah Terhadap Kebisingan Sound Horeg, Pemuda di Kota Malang Buat Situs Early Warning System

14 Juli 2026 15:48 14 Jul 2026 15:48

Kukuh Kurniawan, Dendy Ganda K.

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Resah Terhadap Kebisingan Sound Horeg, Pemuda di Kota Malang Buat Situs Early Warning System

Tampilan situs EWS Sound Horeg yang dibuat dan dikembangkan oleh Andi Surya, Selasa, 14 Juli 2026 (Foto : Kukuh / Ketik)

KETIK, MALANG – Fenomena sound horeg yang kerap digelar di wilayah Malang Raya sering kali memicu pro dan kontra karena tingkat kebisingannya yang terlalu tinggi.

Berangkat dari keresahan tersebut, seorang pemuda asal Kecamatan Sukun, Kota Malang, bernama Andi Surya berinovasi menciptakan situs Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini lokasi sound horeg.

Situs ini dirancang khusus untuk memetakan radius paparan suara dari berbagai kegiatan sound horeg yang akan berlangsung. Dengan demikian, masyarakat yang merasa terganggu atau ingin menghindari area bising dapat melakukan antisipasi.

Andi mengatakan, ide tersebut muncul dari keresahan pribadinya terhadap suara sound horeg yang terlalu keras. Menurutnya, fenomena tersebut selalu muncul pada pertengahan tahun, terutama pada Juli hingga November.

"Berawal dari keresahan diri sendiri soal sound horeg yang terlalu keras dan membuat tidak nyaman. Dari situ, akhirnya kepikiran bagaimana kalau informasi ini dikumpulkan untuk jadi peringatan bagi diri sendiri dan masyarakat," jelasnya, Selasa (14/7/2026).

Ia mengaku, situs tersebut dikembangkannya dalam waktu sekitar tiga hari dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu proses pemrograman (coding). Biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, yakni hanya bermodal langganan layanan AI dan membeli nama domain internet.

Diketahui, sistem pada situs ini bekerja secara otomatis dengan menyaring agenda sound horeg yang akan digelar dari berbagai media sosial, khususnya TikTok.

Berdasarkan data tersebut, sistem akan mengestimasi tingkat kebisingan antara 100 hingga 135 desibel, kemudian membaginya ke dalam tiga kategori, yaitu di atas 75 desibel, 65 desibel, dan 55 desibel, yang divisualisasikan melalui lingkaran pada peta.

Tidak hanya memetakan lokasi acara, situs ini juga dilengkapi fitur "Cek Lokasi Saya" untuk mendeteksi apakah posisi pengguna masuk dalam radius kebisingan.

"Saya berharap situs ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Bagaimanapun, suara keras dari sound horeg ini sudah meresahkan," pungkasnya.

Tombol Google News

Tags:

early warning system Sound Horeg Andi Surya Kota Malang