Jangan Asal Share! Bawaslu Kota Batu Minta Masyarakat Jeli Lakukan Cek Fakta di Ruang Digital

4 September 2026 15:15 4 Sep 2026 15:15

Dafa Wahyu P., Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Jangan Asal Share! Bawaslu Kota Batu Minta Masyarakat Jeli Lakukan Cek Fakta di Ruang Digital

Ketua Bawaslu Kota Batu, Supriyanto saat membagikan materi dalam tayangan Bawaslu Membelajarkan Vol. 2 di kanal Youtube BawasluKotaBatu. (Foto: tangkapan layar)

KETIK, BATU – Bawaslu Kota Batu mengedukasi masyarakat mengenai disinformasi, misinformasi, dan manipulasi ruang digital melalui “Bawaslu Membelajarkan Vol. 2” yang disiarkan di kanal YouTube BawasluKotaBatu pada 3 September 2026.

Program edukasi publik tersebut mengangkat tema “Disinformasi, Misinformasi, dan Manipulasi Ruang Digital: Modus, Kerangka Hukum, dan Deteksi Dini.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Kota Batu meningkatkan literasi digital masyarakat di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.

Ketua Bawaslu Kota Batu, Supriyanto, menekankan bahwa perkembangan teknologi digital, termasuk kehadiran Artificial Intelligence (AI), membuat masyarakat semakin mudah memperoleh, memproduksi, dan menyebarkan informasi. 

“Dalam Kondisi seperti ini, perlu diimbangi dengan kewaspadaan agar kemudahan di ruang digital tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya maupun konten yang menyesatkan,” ujarnya, Jumat, 4 September 2026.

Selain itu, perkembangan teknologi juga berpotensi dimanfaatkan untuk memengaruhi opini publik. Karena itu, masyarakat didorong memiliki kewaspadaan serta kemampuan dalam memilah informasi yang diterima dan disebarkan melalui ruang digital.

Dalam materinya, Supriyanto menekankan pentingnya kehati-hatian masyarakat ketika menggunakan ruang digital. Informasi yang belum diketahui kebenarannya diharapkan tidak langsung dipercaya maupun disebarluaskan.

“Cek fakta sebelum sharing menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan,” pesan Supriyanto.

Materi selanjutnya disampaikan Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Batu, Yogi Eka Chalid Farobi. 

Ia membahas mengenai modus serta deteksi dini terhadap disinformasi, misinformasi, dan manipulasi yang dapat terjadi di ruang digital.

Yogi mengajak masyarakat mengenali pola-pola manipulasi informasi, khususnya ketika memasuki momentum pemilu. 

“Perkembangan teknologi dan media sosial memungkinkan sebuah informasi tersebar dengan sangat cepat sehingga kemampuan mengenali ciri-ciri informasi yang patut dicurigai menjadi penting,” papar Yogi.

Penguatan literasi digital dan kemampuan melakukan deteksi dini juga dinilai diperlukan agar masyarakat tidak menjadi korban sekaligus tidak turut menyebarkan informasi yang keliru.

Sementara itu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Batu, Mardiono, membahas aspek hukum dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di ruang digital.

Mardiono memberikan pemahaman mengenai kewenangan serta regulasi yang relevan dalam konteks pengawasan pemilu, terutama ketika ditemukan penyebaran informasi yang berpotensi mengganggu proses demokrasi.

Ia juga mendorong masyarakat mengambil peran lebih aktif dalam pengawasan partisipatif.

Masyarakat, tambah dia, tidak cukup hanya mengenali dan mencegah penyebaran disinformasi maupun misinformasi, tetapi juga dapat melaporkan informasi yang diduga berkaitan dengan tahapan atau proses pemilu.

“Jika masyarakat menemukan informasi yang diduga merupakan disinformasi atau misinformasi dan berkaitan dengan tahapan maupun proses pemilu, jangan ragu untuk melakukan pencegahan dan melaporkannya kepada Bawaslu,” ujar Mardiono.

Melalui Bawaslu Membelajarkan Vol. 2, Bawaslu Kota Batu berharap masyarakat semakin kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital.

Hal tersebut dinilai penting menjelang penyelenggaraan pemilu mendatang, ketika ruang digital diperkirakan menjadi salah satu arena penting dalam pertukaran informasi dan pembentukan opini publik.

Bawaslu Kota Batu juga mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menciptakan ruang digital yang sehat dan demokratis serta mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bawaslu Membelajarkan Bawaslu Kota Batu ruang digital Info Kota Batu Berita Kota Batu