KETIK, TULUNGAGUNG – Sebanyak 60 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung tersenyum lega.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) resmi menyalurkan bantuan barang modal usaha program Jatim Puspa Plus 2026 senilai Rp3.000.000,- per paket.
Kegiatan yang banyak diharapkan dan di nantikan oleh para ibu - ibu KPM tersebut di fokuskan bertempat di Balaidesa Pojok Kecamatan Ngantru pada Selasa, 15 September 2026 pagi.
Program yang menyasar mantan penerima PKH produktif ini difokuskan untuk menggerakkan ekonomi keluarga berbasis perempuan.
Mayoritas penerima bantuan yang disaring dari 2.700 KK di Desa Pojok tersebut merupakan ibu-ibu penggerak usaha mandiri.
Kabid Penataan dan Kerjasama Desa DPMD Tulungagung, Inggit Yulia Puspita Dewi, menegaskan pentingnya menjaga amanah bantuan modal produktif ini.
"Ibu-ibu adalah penggerak dan perencana kesejahteraan keluarga. Bantuan modal barang bernilai Rp3 juta ini jangan sampai diperlakukan secara konsumtif, apalagi dijual. Harus betul-betul dipakai untuk membesarkan usaha," tegas Inggit saat mewakili Plt. Kepala DPMD Tulungagung Hari Prastijo.
Senada dengan hal tersebut, mewakili Gubernur Jawa Timur, Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa DPMD Provinsi Jawa Timur, Dr. Drs. Damin, M.Si., mengingatkan agar pelaksanaan program memegang teguh prinsip 4T yakni Tepat Administrasi, Tepat Sasaran, Tepat Jumlah, dan Tepat Manfaat.
"Usaha perempuan ini menjadi benteng ketahanan ekonomi desa sekaligus menekan laju inflasi daerah," jelas Damin.
Tidak hanya pendampingan usaha, program ini juga dikawal ketat oleh aparat penegak hukum. Wadirbinmas Polda Jatim, AKBP Ary Murtini, S.IK., M.Si, menyatakan bahwa kepolisian siap mendampingi agar bantuan tidak diselewengkan.
"Kehadiran Polri bukan untuk menakut-nakuti, melainkan memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak tanpa ada potongan sekecil apa pun," ujar Ary didepan ibu-ibu penerima manfaat.
Sementara itu, Kepala Desa Pojok, Yadi, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan Pemprov Jatim dan mengimbau warga penerima manfaat untuk kompak memajukan usaha desa. Penyerahan bantuan diakhiri dengan doa bersama dan sesi foto dalam suasana hangat penuh sukacita. (*)
