Karhutla Bromo Gunung Belum Padam, Jemplang Jadi Salah Satu Titik yang Masih Terbakar

14 September 2026 13:32 14 Sep 2026 13:32

Hanifuddin Musa, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Karhutla Bromo Gunung Belum Padam, Jemplang Jadi Salah Satu Titik yang Masih Terbakar

Petugas kepolisian dan tim pemadam kebakaran hutan terus berusaha memadamkan api. (Foto: Humas Polres Malang)

KETIK, MALANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memasuki hari kedua penanganan. Sejumlah titik api di wilayah Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mulai terkendali. Namun, tiga lokasi masih terpantau mengeluarkan asap dan api.

Hingga Minggu, 13 September 2026 sore, tiga titik tersebut berada di Blok Jantur atau B29 dan Blok Watangan, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, serta Blok Painem di kawasan Pos Jemplang, Kabupaten Malang.

"Penanganan masih terus dilakukan. Petugas melakukan pemadaman, pembasahan dan monitoring di titik-titik yang masih mengeluarkan asap maupun api," kata Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono, Senin, 14 September 2026.

Di Blok Painem, petugas masih menghadapi medan lereng curam yang sulit dijangkau melalui jalur darat. Pemadaman membutuhkan peralatan khusus, seperti drone water sprayer atau helikopter water bombing.

Sementara itu, api di kawasan Tracking Jalur Leluhur, Desa Ngadas, berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB. Petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan di sejumlah lokasi, termasuk Blok Batengan, Blok Painem dan Blok Kentongan.

"Setelah api berhasil dipadamkan, bukan berarti penanganan selesai. Petugas tetap melakukan pendinginan dan pemantauan karena masih ada beberapa lokasi yang berasap dan berpotensi menimbulkan api kembali," jelas Budiono.

Pemadaman melibatkan Polres Malang, TNI, BPBD, TNBTS, Manggala Agni, LMDH dan masyarakat. Personel masih bersiaga di Pos Jemplang untuk mengantisipasi penyebaran api.

Budiono mengimbau masyarakat dan pengunjung tidak mendekati kawasan yang masih terbakar maupun berasap.

"Kami minta masyarakat tidak mendekati titik kebakaran. Selain kondisi medan yang berbahaya, hal itu juga dapat mengganggu petugas yang sedang melakukan pemadaman dan pemantauan," ujarnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kebakaran hutan kebakaran lahan TNBTS Karhutla Bromo