19.837 Warga Terdampak Kekeringan di Pasuruan, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih

7 September 2026 09:13 7 Sep 2026 09:13

Hanifuddin Musa, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 19.837 Warga Terdampak Kekeringan di Pasuruan, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mendistribusikan air bersih. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Jatim)

KETIK, JAWA TIMUR – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, menyalurkan bantuan air bersih berupa 45 unit tandon dan 500 jeriken untuk memenuhi kebutuhan 19.837 jiwa atau 6.556 keluarga terdampak kekeringan di Kabupaten Pasuruan.

Bantuan tersebut diserahkan Khofifah di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Minggu, 6 September 2026. Empat kecamatan yang menjadi sasaran yakni Lumbang, Winongan, Pasrepan, dan Kejayan.

"Bantuan Provinsi Jawa Timur untuk Kabupaten Pasuruan 45 unit tandon dengan kapasitas 1.200 liter dan 500 unit jeriken berkapasitas 15 liter," ujar Khofifah.

Ia menjelaskan, penanganan kekeringan dilakukan melalui kolaborasi Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan akses air bersih. Selain itu, Pemprov Jatim juga menyalurkan bantuan sembako di sejumlah titik terdampak.

"Dari 24 kabupaten kehadiran Pemprov Jatim mensubstitusi apa yang sudah dilakukan Bupati Pasuruan dengan meluaskan sapaan agar pemenuhan kebutuhan mudah dijangkau. Selain itu, membersamai dengan membagi sembako di setiap titik untuk membantu keterjangkauan masyarakat mengakses logistik," jelasnya.

Hingga 5 September 2026, sebanyak 20 kabupaten di Jawa Timur telah melakukan dropping air bersih sebagai dampak musim kemarau. Penanganan ini dilakukan dalam status siaga darurat kekeringan dan karhutla yang ditetapkan Pemprov Jatim selama 133 hari.

Selain distribusi bantuan, Khofifah memastikan Pemprov Jatim menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendorong turunnya hujan apabila kondisi awan mendukung.

"Kami standby karena sangat mungkin di atas tanggal 6 September ada awan yang bergerak ke daratan untuk melakukan OMC dan berpotensi menjadi hujan," imbuh Khofifah.

Khofifah juga mengajak masyarakat dan tokoh agama di Pasuruan untuk melakukan salat istisqa sebagai ikhtiar agar hujan segera turun.

"Pasuruan termasuk kota maupun kabupaten religius, saya berharap seluruh masyarakat dan tokoh-tokoh agama melakukan salat istisqa untuk meminta hujan supaya ikhtiar kita dikabulkan Allah," harapnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pemprov Jatim Khofifah Indar Parawansa