Betonisasi JPD Klampok-Munggugebang, Pemkab Gresik Pastikan Pembangunan Berlanjut hingga 2027

Perkuat Konektivitas Antar Wilayah

5 September 2026 05:17 5 Sep 2026 05:17

Daniel Andayawan, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Betonisasi JPD Klampok-Munggugebang, Pemkab Gresik Pastikan Pembangunan Berlanjut hingga 2027

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Saat Resmikan Jalan Poros Desa Ruas Klampok-Munggugebang, Benjeng, Gresik, Jumat, 4 September 2026 (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)

KETIK, GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik terus mengebut pembangunan infrastruktur jalan untuk memperkuat konektivitas antar wilayah. Salah satunya melalui pembangunan Jalan Poros Desa (JPD) ruas Klampok-Munggugebang, Kecamatan Benjeng yang diresmikan langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Jumat, 4 September 2026.

JPD ruas Klampok-Munggugebang pada tahun ini mulai ditangani melalui betonisasi dan akan dilanjutkan pada tahun berikutnya. Ruas JPD Klampok-Munggugebang memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer, dengan penanganan betonisasi sepanjang 205 meter dan lebar badan jalan 5 meter.

Pembangunan jalan tersebut menjadi bagian dari prioritas Pemkab Gresik dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan desa. Pada 2026, terdapat 13 titik JPD yang menjadi fokus pembangunan dan tersebar di sejumlah kecamatan.

Berdasarkan data Pemkab Gresik, betonisasi JPD pada 2026 tersebar di sejumlah kecamatan. Total penanganan yang direncanakan mencapai sekitar 4.565 meter.

-Duduksampeyan 523 meter

-Manyar 285 meter

-Menganti 800 meter

-Cerme 450 meter

-Benjeng 250 meter

-Kedamean 252 meter

-Wringinanom 537 meter. 

-Dukun 222 meter

-Balongpanggang 590 meter

-Bungah 234 meter

-Driyorejo 49 meter

-Ujungpangkah

-Panceng 233 meter

-Sangkapura 140 meter

Foto Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Saat Resmikan Jalan Poros Desa Ruas Klampok-Munggugebang, Benjeng, Gresik, Jumat, 4 September 2026 (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Saat Resmikan Jalan Poros Desa Ruas Klampok-Munggugebang, Benjeng, Gresik, Jumat, 4 September 2026 (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu fokus Pemkab Gresik sejak 2025. Percepatan tersebut dilakukan melalui APBD Perubahan 2025, APBD 2026, dan akan terus dilanjutkan hingga 2027.

“Sejak 2025 kita memang fokus mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Benjeng dan Balongpanggang menjadi salah satu prioritas untuk pembangunan JPD,” ujarnya. 

Pembangunan jalan harus dilakukan sebagai bagian dari jaringan konektivitas yang saling terhubung, bukan berdiri sendiri. Karena itu, penguatan infrastruktur perlu mencakup jalan kabupaten, JPD, jalan lingkungan, hingga jalur alternatif yang menghubungkan antardesa dan antarkecamatan.

“Jangan sampai jalan dibangun sendiri-sendiri. Harus terkoneksi antara jalan kabupaten, JPD, jalan desa, termasuk jalan alternatif yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya,” katanya.

Yani mencontohkan penguatan konektivitas di wilayah utara Gresik melalui jalur Manyar-Betoyo-Duduk Sampeyan. Jaringan jalan yang terhubung akan memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus membuka akses terhadap berbagai aktivitas ekonomi.

Karena itu, pembangunan infrastruktur jalan akan tetap menjadi salah satu konsentrasi Pemkab Gresik bersama DPRD hingga 2027. Pemerintah tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi memastikan infrastruktur tersebut memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Jalan ini bukan sekadar beton dan aspal. Ada mobilitas masyarakat, ada ekonomi, pertanian, anak-anak yang bersekolah, dan akses pelayanan dasar yang ikut bergerak ketika jalannya baik,” jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Gresik Dhiannita Tri Astuti menjelaskan, JPD Klampok-Munggugebang merupakan bagian dari program peningkatan kualitas jalan dan konektivitas antarwilayah yang dilakukan Pemkab Gresik secara bertahap.

“Jalan sebelumnya menggunakan paving block dan kondisinya sudah mengalami penurunan. Tahun ini kami melakukan penanganan dengan konstruksi beton sepanjang kurang lebih 205 meter dan lebar lima meter,” ungkapnya.

Pembangunan ruas tersebut tidak berhenti pada pekerjaan tahun ini. Dhiannita mengatakan Pemkab Gresik telah menyiapkan anggaran sekitar Rp1,3 miliar untuk melanjutkan penanganan JPD Klampok-Munggugebang pada tahun berikutnya.

Kelanjutan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Gresik untuk memastikan pembangunan jalan berlangsung secara bertahap dan berkesinambungan hingga 2027, terutama pada wilayah yang membutuhkan penguatan konektivitas.

Dhiannita mengatakan pembangunan JPD tersebut diarahkan untuk mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari pergerakan ekonomi dan pertanian, ketahanan pangan, akses pendidikan, hingga pelayanan dasar.

“Pembangunan JPD ini kami harapkan memberikan dampak langsung terhadap konektivitas masyarakat, terutama untuk mendukung kegiatan ekonomi, pertanian dan ketahanan pangan, akses pendidikan, serta pelayanan dasar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur perlu diikuti dengan pemeliharaan bersama. Masyarakat diharapkan menjaga badan dan bahu jalan agar fungsi jalan tetap optimal dan usia layanan infrastruktur dapat bertahan lebih lama.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga jalan yang sudah dibangun. Jangan sampai badan maupun bahu jalan digunakan atau dirusak sehingga mengurangi fungsi jalan,” pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pemerintah Kabupaten Gresik Kominfo Gresik Pembangunan Jalan Gresik Jalan Poros Desa Jpd Klampok Munggugebang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dinas PUTR Gresik