KETIK, MALANG – Setelah dihebohkan dengan ambrolnya tembok pembatas lantai tiga di sisi barat pasar, kini keretakan kembali terlihat pada tembok tandon air di sisi timur Pasar Besar Malang. Pedagang dan parkir yang berada di kawasan tersebut pun mulai disterilkan.
Laporan tersebut menjadi ramai di salah satu grup pengaduan publik. Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi menjelaskan penanganan awal dengan mensterilkan area di bawah titik retakan.
"Kemarin ada beberapa laporan, dan langkah-langkah yang kami lakukan ini masih clearing area. Kita kasih pembatas sehingga nanti di bawahnya tidak ada orang yang beraktivitas baik itu berjualan maupun tukang parkir," ujarnya, Senin, 18 Mei 2026.
Eko mengakui kondisi fisik Pasar Besar ini cenderung memprihatinkan. Untuk itu masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di area retakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Melihat kondisi fisik dari Pasar Besar ini yang cukup memprihatinkan," lanjutnya.
Baca Juga:
Tak Lagi Mahal! Minyak Goreng Premium Kini Dijual Curah Mulai Rp2.000 di Kota Malang, Ini Lokasi PenjualnyaSaat ini Pemkot Malang belum dapat melakukan perbaikan secara langsung. Termasuk upaya pembongkaran bangunan masih harus menunggu arahan dari Wali Kota Malang.
"Tapi untuk melakukan pembongkaran kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pimpinan," kata Eko.
Eko menyebut hingga saat ini belum ada alokasi anggaran khusus untuk menangani retakan tersebut. Menurutnua prioritas saat ini ialah sterilisasi area agar tidak ada masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi.
"Sementara belum (anggaran perbaikan tembok retak). Kita masih membuat clear area dulu biar tidak ada masyarakat yang ada di sekitar sana," tuturnya. (*)