KETIK, MALANG – Masyarakat diminta untuk waspada terkait informasi rekrutmen pegawai Rumah Sakit dr Saiful Anwar (RSSA) Malang. Banyak informasi palsu mengatasnamakan rekrutmen pegawai yang dilakukan oleh pihak tak bertanggung jawab.
Direktur RSSA, Mochamad Bachtiar Budianto, menegaskan, seluruh rekruitmen di RSSA dilakukan dengan proses yang transparan dan gratis. Seluruh informasi pun tertera dalam situs resmi milik RSSA Malang.
"RSSA tidak pernah melakukan rekrutmen secara diam-diam melalui pesan pribadi, WhatsApp, SMS, ataupun lewat perantara. Seluruh pengumuman resmi hanya dipublikasikan melalui website dan akun Instagram resmi RSSA," ujar Bachtiar melalui pesan video, Senin, 18 Mei 2026.
Proses rekrutmen pegawai RSSA memiliki tahapan seleksi yang terukur dan sesuai dengan regulasi. Mulai dari seleksi administrasi, tes CBT, interview, tes kesehatan, hingga pengumuman akhir yang diumumkan secara terbuka.
"Dalam pelaksanaannya, kami selalu berkoordinasi dan berkonsolidasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur untuk menjaga integritas dan transparansi," tegasnya.
Serangkaian proses seleksi tersebut juga dilaksanakan secara gratis. Peserta biasanya hanya ditanggungi pemeriksaan kesehatan atau general check up untuk syarat akhir seleksi.
"Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan uang, kami pastikan itu adalah penipuan," sebutnya.
Proses seleksi tersebut sebagai bentuk menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas. Bachtiar menjelaskan, RSSA percaya bahwa SDM berkualitas akan berpengaruh pada pelayanan publik yang prima.
Untuk itu ia mengajak masyarakat lebih jeli dan teliti apabila menemukan informasi yang mencurigakan. Konfirmasi dapat dilakukan melalui bagian kepegawaian RSSA Malang.
"Kami meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tawaran di luar jalur resmi. Segala bentuk kerugian akibat mengikuti instruksi oknum di luar prosedur adalah di luar tanggung jawab manajemen RSSA," pungkasnya. (*)
