Korda dan Korcam FOR SANTRI Sub Korwil 6 Resmi Dilantik di Pendopo Kongas Arum Tulungagung

23 Juli 2026 19:45 23 Jul 2026 19:45

Sugeng Hariyadi, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Korda dan Korcam FOR SANTRI Sub Korwil 6 Resmi Dilantik di Pendopo Kongas Arum Tulungagung

Ketua Umum FOR SANTRI KH. Abdul Fatah Ifanda, M.M., bersama Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., dan para pengurus FOR SANTRI Sub Korwil 6 berfoto usai pelantikan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Kabupaten Tulungagung, Kamis, 23 Juli 2026. ( Foto : Hariya/ketik.com)

KETIK, TULUNGAGUNG – Forum Santri (FOR SANTRI) Indonesia mengukuhkan Koordinator Daerah (Korda) dan Koordinator Kecamatan (Korcam) Sub Korwil 6 yang meliputi wilayah eks-Keresidenan Kediri hingga pesisir selatan Jawa Timur di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Kabupaten Tulungagung, Kamis, 23 Juli 2026.

Sub Korwil 6 FOR SANTRI mencakup Kabupaten Tulungagung, Kediri, Trenggalek, Ponorogo, dan Pacitan. Pelantikan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Umum FOR SANTRI Pusat, Korwil Jawa Timur, para pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta perwakilan Dinas KB dan BAZNAS Kabupaten Tulungagung.

Ketua Umum FOR SANTRI, KH. Abdul Fatah Ifanda, M.M., memimpin langsung prosesi pelantikan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada para Ketua Korda di wilayah Sub Korwil 6.

"Dengan ini saya serahkan Surat Keputusan pengangkatan secara resmi. Bapak-bapak sekalian telah dinyatakan sah menjadi Ketua Korda sekaligus pemilik FOR SANTRI di wilayah masing-masing untuk menjalankan tugas sebagaimana yang diamanahkan," ujar Abdul Fatah.

Penyerahan SK diawali kepada Ketua Korda Tulungagung, Dasar, kemudian dilanjutkan kepada Ketua Korda Trenggalek, Ustadz Wiyono, serta ketua-ketua Korda dari wilayah lainnya.

Dalam sambutannya, Abdul Fatah menekankan bahwa FOR SANTRI hadir untuk mendorong transformasi mentalitas masyarakat, khususnya kalangan santri, agar tidak bergantung pada bantuan pemerintah dan mampu menjadi pelaku ekonomi yang mandiri.

"Nasib suatu kaum bergantung pada usahanya sendiri. Indonesia adalah negeri kaya raya, namun kuncinya ada pada kemauan rakyatnya untuk mengubah mentalitas dari mengharap belas kasihan menjadi pejuang mandiri," tegasnya.

Ia menjelaskan, FOR SANTRI memiliki dua fokus utama, yakni revolusi mentalitas dan pemberdayaan ekonomi. Organisasi tersebut tidak menjanjikan bantuan modal secara cuma-cuma, melainkan menyediakan wadah pembinaan dan fasilitasi akses permodalan bagi anggota yang dinilai memiliki integritas dan kesungguhan.

Menurutnya, pemerintah akan lebih mudah memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang telah menunjukkan kerja nyata di lapangan.

Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus FOR SANTRI dan berharap organisasi tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Santri adalah pendiri bangsa dan pendiri negara ini. Oleh karena itu, kita tentu tidak rela jika ada pihak-pihak yang mencoba merongrong, membuat gaduh, atau merusak suasana kondusif yang sudah terbangun," kata Ahmad Baharudin.

Ia juga mengajak seluruh pengurus FOR SANTRI untuk turut mengedukasi masyarakat agar senantiasa taat terhadap ajaran agama dan peraturan pemerintah guna menjaga kondusivitas daerah.

Menurut Ahmad Baharudin, Pemerintah Kabupaten Tulungagung siap bersinergi dengan FOR SANTRI dalam berbagai program strategis, mulai dari penguatan pendidikan dan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, kegiatan sosial dan kepemudaan, hingga pelestarian nilai-nilai kebangsaan.

"Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus FOR SANTRI yang baru dilantik," tambahnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

For Santri Plt.bupati Tulungagung Ahamd Baharudin Abdul Fatah Ahmad Baharudin Forum Santri Kabupaten Tulungagung Sub Korwil Korda Tulungagung Ustadz Wiyono pondok pesantren Pemberdayaan Ekonomi Santri Indonesia Jawa timur info tulungagung berita tulungagung