Malam Ini Ada Istighatsah dan Tabligh Akbar Bersama Menag di MAS Surabaya, Kakanwil Kemenag Jatim Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

2 Agustus 2026 09:37 2 Agt 2026 09:37

M. Rifat, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Malam Ini Ada Istighatsah dan Tabligh Akbar Bersama Menag di MAS Surabaya, Kakanwil Kemenag Jatim Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar bersama Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. (Foto: Dok. Kemenag)

KETIK, SURABAYA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan meramaikan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) dalam kegiatan Istighatsah dan Tabligh Akbar bersama Menteri Agama Republik Indonesia, Minggu (2/8/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM).

Selain Istighatsah dan Tabligh Akbar, kegiatan juga diawali dengan Seminar Nasional bertema "Masjid Harmony: Religious Diplomacy and Global Peace" yang menghadirkan berbagai narasumber dari unsur pemerintah, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk mempererat ukhuwah, memperkokoh nilai-nilai moderasi beragama, sekaligus menguatkan komitmen bersama dalam menjaga persatuan bangsa.

"Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi keselamatan bangsa dan memperkuat persaudaraan. Perbedaan yang kita miliki merupakan kekuatan yang harus terus dirawat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, masjid memiliki peran yang sangat penting, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan nilai-nilai perdamaian.

Bahtiar berharap kehadiran ribuan jamaah dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Jawa Timur dalam menjaga harmoni kehidupan beragama serta mendukung terciptanya perdamaian, baik di tingkat nasional maupun global.

"Kami mengundang seluruh masyarakat Jawa Timur untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, khidmat, serta menjadikan momentum ini sebagai ikhtiar spiritual dalam memperkuat persatuan dan mendoakan Indonesia agar senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kemajuan," pungkasnya.

Rangkaian kegiatan akan dimulai dengan Seminar Nasional yang diikuti sekitar 500 peserta, kemudian dilanjutkan Hadrah, pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, doa, laporan panitia, sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan Gubernur Jawa Timur, Istighatsah yang dipimpin KH. Abdul Hamid, S.H., M.Si., serta ditutup dengan Tabligh Akbar oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Melalui penyelenggaraan Bridging to International Grand Imams Conference (IGIC) 2026, Kementerian Agama berharap peran masjid semakin kuat sebagai pusat peradaban, persaudaraan, moderasi beragama, dan diplomasi perdamaian dunia, sekaligus menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan Indonesia yang rukun, damai, dan bermartabat. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kemenag Menteri Agama Kanwil Kemenag Jatim