KETIK, BATU – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti bersama Wali Kota Batu Nurochman meresmikan revitalisasi tiga sekolah Muhammadiyah di Kota Batu melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI Prabowo Subianto bertema “Mewujudkan Sekolah Asri”, pada Sabtu, 20 September 2026.
Tiga sekolah yang direvitalisasi melalui program tersebut yakni TK ABA 02, SMP Muhammadiyah 08, dan SMK Muhammadiyah 1 Batu. Peresmian ini sekaligus menjadi momentum penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di lingkungan pendidikan Kota Batu.
Nurochman mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Batu.
Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak cukup hanya melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak, tetapi juga harus diiringi dengan pembentukan karakter dan kebiasaan baik sejak dini.
“Pendidikan perlu dibangun tidak hanya melalui sarana dan prasarana yang layak, tetapi juga dengan membentuk karakter dan kebiasaan baik sejak dini,” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya.
Ia berharap kehadiran Abdul Mu’ti di Kota Batu dapat membangkitkan semangat para siswa dalam menjalani proses pendidikan.
Upaya tersebut, tambah Cak Nur, sejalan dengan cita-cita pembangunan sumber daya manusia untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.
“Semoga kehadiran Pak Menteri terus membangkitkan semangat anak-anak untuk menempuh perjalanan pendidikan. Ini sesuai dengan cita-cita Indonesia Emas 2045,” katanya.
Di tingkat daerah, Cak Nur mengatakan Pemerintah Kota Batu juga menyiapkan investasi jangka panjang melalui program 1.000 Sarjana.
Program tersebut memberikan pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) 100 persen melalui APBD serta dukungan corporate social responsibility (CSR) hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
Ia berharap program tersebut dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Kota Batu sehingga memiliki kompetensi dan daya saing ketika memasuki dunia profesional maupun dunia usaha dan industri.
Sementara itu, Abdul Mu’ti mengapresiasi revitalisasi sekolah Muhammadiyah di Kota Batu. Ia menekankan bahwa kemajuan sebuah sekolah tidak hanya ditentukan oleh kondisi bangunan, tetapi juga lingkungan yang bersih dan sehat.
“Bahwa sekolah yang maju tidak hanya ditandai dengan bangunan yang baik, tetapi juga lingkungan yang bersih dan sehat,” kata Abdul Mu’ti.
Abdul Mu’ti kemudian mengajak para siswa menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat secara konsisten. Kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, hingga tidur cukup.
Kebiasaan baik, jelasnya, tidak harus dilakukan dalam waktu lama untuk memberikan manfaat, tetapi perlu dijalankan secara rutin. Konsistensi dalam menjalankan kebiasaan positif menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang hebat.
“Untuk menjadi hebat harus membiasakan diri dengan hal-hal yang baik, walaupun sebentar tetapi rutin,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia juga mengajak para siswa memiliki cita-cita tinggi dan terus memperkaya pengetahuan melalui berbagai sumber pembelajaran. Menurutnya, pembiasaan positif yang dilakukan secara konsisten menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang hebat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Batu Tsalist Rifai beserta jajaran, serta kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, orang tua, dan peserta didik. (*)
