KETIK, MALANG – Koleksi buku yang ada di Perpustakaan Umum Kota Malang terus diperbarui. Hal tersebut seiring dengan meningkatnya minat baca masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) Kota Malang, Yayuk Hermiati menjelaskan dalam APBD 2025, anggaran untuk penambahan buku cetak dan e-book masing-masing Rp 200 juta. Tak hanya itu untuk menambah koleksi buku, survei kepada pemustaka atau pengunjung perpustakaan pasti dilakukan.
"Penambahan koleksi buku juga berpengaruh ke tingginya minat baca. Setiap mau pengadaan buku itu kita adakan survei ke pemustaka buku-buku apa yang diminati. Sehingga yang kita sajikan sesuai dengan yang dibutuhkan," ujarnya, Sabtu 26 April 2025.
Buku-buku yang diminati pun cenderung beragam, mulai dari buku pelajaran, fiksi, keterampilan, hingga buku untuk anak-anak. Dispussipda Kota Malang juga rutin melakukan survei untuk pengadaan buku setiap tahunnya.
"Pengadaan buku terutama e-book itu menyebar, jadi kita ada lewat websitenya perpustakaan, medsosnya nanti kita survei. Tahun kemarin kita surveinya dia berminat apa, kita adakan tahun ini. Untuk tahun depan juga seperti itu, apa yang dibutuhkan," tuturnya.
Setiap harinya di Perpustakaan Kota Malang secara keseluruhan dapat mencapai 500 pengunjung. Jumlah tersebut juga termasuk pengunjung yang datang ke perpustakaan keliling.
"Kunjungannya tidak ada perubahan seperti tahun kemarin, tapi cenderung meningkat. Per hari secara keseluruhan bisa lebih dari 500 pengunjung karena ada e-book juga. Ada yang dari perpustakaan, MCC, pojok baca digital, mobil keliling juga," lanjutnya.
Minat Baca Meningkat, Koleksi Buku di Perpustakaan Kota Malang Bertambah
26 April 2025 14:30 26 Apr 2025 14:30
Lutfia Indah, Muhammad Faizin
Redaksi Ketik.com
Membaca buku di Perpustakaan Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)
Tags:
minat baca Kota Malang koleksi buku Perpustakaan Kota Malang Perpustakaan Umum membacaBaca Juga:
186 Warga Ditangani, Relawan UM Buka Layanan Kesehatan dan Pulihkan Mental Korban Gempa NTTBaca Juga:
Lahan Relokasi Cuma Disewa 3 Tahun, DPRD Kota Malang Desak Kepastian Hukum Pedagang Pasar GadangBaca Juga:
Bukan Candaan! Sopir Angkutan Pelajar Kota Malang Dilarang Catcalling hingga Berkata Kasar ke SiswaBaca Juga:
Bukan Embong Bandulan, Ini Sejarah Brand Denim Legendaris EMBA Asal MalangBaca Juga:
Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Banjir di Desa Bulukerto dan Sumbergondo, Tim Pengabdian kepada Masyarakat UM Gandeng Polinema Sumbang dan Sosialisasikan Alat ForecastingBerita Lainnya oleh Lutfia Indah
3 September 2026 19:48
Lahan Relokasi Cuma Disewa 3 Tahun, DPRD Kota Malang Desak Kepastian Hukum Pedagang Pasar Gadang
3 September 2026 18:06
664 Santri Sidoarjo Keracunan MBG, DPR Desak Evaluasi SPPG
3 September 2026 17:11
UB Siapkan 6 Fakultas Predikat WBK, KemenPAN-RB Dorong Kampus Bebas Gratifikasi
1 September 2026 16:20
Pemkot Malang Menanti Restu BKN untuk Isi 167 Jabatan Kosong
1 September 2026 16:01
Uji Coba Angkutan Gratis Kota Malang, Bus Halokes Tetap Beroperasi Sebulan
