Di Tengah Meriahnya Marching Band Cup 2026, Bupati Bondowoso Ingatkan Warga Waspada Kemarau

3 September 2026 22:54 3 Sep 2026 22:54

Haryono, Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Di Tengah Meriahnya Marching Band Cup 2026, Bupati Bondowoso Ingatkan Warga Waspada Kemarau

Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid saat melepas peserta Marching Band Street Parade Bupati Cup 2026. (Foto: Haryono/Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Dentuman musik marching band berpadu dengan derap langkah peserta mewarnai ruas jalan dalam Bondowoso Marching Band Street Parade Bupati Cup 2026, Kamis, 3 September 2026.

Ribuan mata tertuju pada parade yang menampilkan kreativitas dan kekompakan generasi muda Bondowoso tersebut.

Namun, di balik kemeriahan parade, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan pesan yang tak kalah penting. Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang mengintai selama musim kemarau.

Menurut Abdul Hamid, parade marching band tidak semestinya hanya dipandang sebagai ajang adu kemampuan. Kegiatan tersebut harus menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda melalui kreativitas, disiplin, kekompakan, dan keberanian tampil di hadapan publik.

“Jadikan kompetisi ini sebagai wadah untuk mengajarkan kreativitas, kekompakan tim, dan kedisiplinan kepada anak-anakku para pelajar,” pesan Abdul Hamid Wahid.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kabupaten Bondowoso bersama seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan meriah.

Di tengah suasana parade yang semarak, perhatian Bupati kemudian beralih pada ancaman yang muncul akibat kondisi cuaca kering. Memasuki musim kemarau, Bondowoso menghadapi peningkatan risiko kebakaran, baik di kawasan permukiman maupun lahan terbuka.

Abdul Hamid meminta masyarakat tidak menganggap remeh potensi tersebut. Menurutnya, banyak kebakaran dapat dicegah apabila masyarakat lebih disiplin dalam memastikan keamanan berbagai sumber pemicu api.

“Pastikan kompor dan listrik aman sebelum pergi, dan jangan membuang puntung rokok atau membakar sampah sembarangan,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa upaya menjaga keselamatan daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran. Peran masyarakat justru menjadi benteng pertama dalam mencegah kebakaran sebelum berubah menjadi bencana yang lebih besar.

“Keselamatan Kabupaten Bondowoso yang kita cintai sangat bergantung pada kewaspadaan dan kepedulian kita bersama,” ujarnya.

Pesan keselamatan juga berlaku selama pelaksanaan parade. Bupati mengajak masyarakat menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta ikut menciptakan suasana yang tertib dan nyaman bagi seluruh peserta maupun penonton.

Para orang tua yang membawa anak-anak menyaksikan parade juga diminta meningkatkan pengawasan. Penonton diimbau tetap berada di area yang aman, mematuhi arahan petugas lalu lintas, serta memastikan anak-anak tidak berada terlalu dekat dengan jalur parade.

Dengan demikian, Bondowoso Marching Band Street Parade Bupati Cup 2026 bukan sekadar pertunjukan musik dan barisan. Di balik dentuman drum dan gemerlap penampilan peserta, terselip pesan tentang pentingnya membangun karakter generasi muda sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dan keselamatan.

Semangat kompetisi pun diharapkan berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Parade harus meninggalkan bukan hanya kesan meriah, tetapi juga kesadaran bahwa menjaga Bondowoso tetap aman, bersih, dan nyaman merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.(*)

Tombol Google News

Tags:

AHW Bupati Bondowoso Marching Band Street Bondowoso Berkah info bondowoso kabar bondowoso Abdul Hamid Wahid Bupati Bondowoso marching band Street Parade Bupati Cup Pdbi Bondowoso Musim Kemarau Waspada Kebakaran kabupaten bondowoso Berita bondowoso