Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Go Global, Konjen Australia Tawarkan Peluang Studi ke Negeri Kanguru

27 Mei 2026 02:00 27 Mei 2026 02:00

Haryono, Muhammad Faizin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Go Global, Konjen Australia Tawarkan Peluang Studi ke Negeri Kanguru

Fakultas Syariah UIN KHAS Jember perkuat kerja sama internasional dengan Konsulat Jenderal Australia yang ditandai dengan kunjungan resmi Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: Humas UIN KHAS Jember for Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Fakultas Syariah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus memperluas jejaring internasional sebagai bagian dari upaya menuju kampus bereputasi global. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penguatan kerja sama akademik dengan Konsulat Jenderal Australia yang ditandai kunjungan resmi Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew, Selasa, 26 Mei 2026. 

Kunjungan Glen Askew ke Fakultas Syariah UIN KHAS Jember tidak sekadar agenda diplomatik. Dalam kesempatan itu, ia memberikan kuliah umum bertema Australia-Indonesia Bilateral Relationship: Scholarship and Studying Opportunities kepada civitas akademika dan mahasiswa.

Melalui forum tersebut, mahasiswa mendapatkan informasi mengenai peluang melanjutkan studi dan berbagai program beasiswa di Australia. Pertemuan itu juga menjadi bagian dari persiapan program International Humanitarian Law Fellowship yang digagas Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dan dijadwalkan berlangsung di Flinders University pada Oktober 2026.

Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, Wildani Hefni, mengatakan pihaknya terus memperkuat kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas akademik sekaligus membuka akses global bagi dosen dan mahasiswa.

“Perluasan jejaring akademik terus kami lakukan untuk meningkatkan reputasi kelembagaan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember. Kami membahas program pengiriman dosen dan mahasiswa yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober di Flinders University, Australia, dalam program International Humanitarian Law Fellowship 2026,” ujar Wildani Hefni.

Alumni Australian National University itu menambahkan, kolaborasi dengan Konsulat Jenderal Australia menjadi langkah konkret dalam menyiapkan program student mobility bagi mahasiswa Fakultas Syariah pada 2026.

Menurutnya, sinergi tersebut diharapkan mampu membuka peluang lebih luas, mulai dari akses beasiswa hingga pengembangan kolaborasi akademik dengan berbagai perguruan tinggi di Australia.

“Kami percaya bahwa sinergi dan kerja sama ini dapat memperkuat hubungan akademik antara UIN KHAS Jember dan Konsulat Jenderal Australia, terutama bagi Fakultas Syariah UIN KHAS Jember. Kami membahas peluang-peluang konkret, termasuk peluang beasiswa untuk melanjutkan studi di kampus-kampus Australia,” terangnya.

Sementara itu, Glen Askew menegaskan dukungannya terhadap penguatan kemitraan pendidikan antara Australia dan UIN KHAS Jember. Pihak Konsulat Jenderal Australia, kata dia, siap mendukung pengembangan program pendidikan dan kerja sama perguruan tinggi di Jember.

“Penting bagi kami untuk terus mendukung penguatan kerja sama, termasuk dengan perguruan tinggi di Jember, yaitu UIN KHAS Jember. Kami sangat mendukung jalinan kerja sama strategis dalam pengembangan Tridharma perguruan tinggi Fakultas Syariah UIN KHAS Jember dengan beberapa perguruan tinggi di Australia,” kata Glen Askew.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, mulai dari wakil dekan, ketua jurusan, sekretaris jurusan, koordinator program studi, hingga puluhan mahasiswa yang antusias mengikuti kuliah umum internasional tersebut.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, di antaranya Wakil Dekan I Busriyanti, Wakil Dekan II Martoyo, Wakil Dekan III Ahmadiono, Kabag TU Hesti Widyo Palupi, para ketua dan sekretaris jurusan, koordinator program studi, serta puluhan mahasiswa. (*)

Tombol Google News

Tags:

UIN KHAS Jember Kampur Bereputasi Global glen askew Konsul Jenderal Australia