992 Maba Masuk Filkom UB, Ada 6 Mahasiswa Difabel dengan Fasilitas Kuliah Canggih

13 Agustus 2026 16:37 13 Agt 2026 16:37

Lutfia Indah, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 992 Maba Masuk Filkom UB, Ada 6 Mahasiswa Difabel dengan Fasilitas Kuliah Canggih

Rangkaian kegiatan PKKMB Filkom UB, diikuti oleh 992 mahasiswa baru, 6 di antaranya difabel. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Sebanyak 992 mahasiswa baru (maba) Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) Universitas Brawijaya (UB) jalani Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Tahun ini Filkom menerima 6 mahasiswa difabel yang dipastikan mendapatkan akses pendidikan yang setara. 

Dekan Filkom UB, Ir Tri Astoto Kurniawan menjelaskan total 992 mahasiswa tersebut tersebar di 5 program studi. Mulai dari S1 Teknik Informatika, Teknik Komputer, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Pendidikan Teknologi Informasi.

"Sebanyak 5 prodi ini secara keseluruhan mahasiswa barunya ada 992, dan termasuk 6 mahasiswa difabel yang diterima pada tahun ini," ujarnya, Kamis 13 Agustus 2026.

Filkom sendiri pada tahun ajaran baru kali ini terdapat 3 orang maba tuli, serta 3 maba difabel fisik. Apabila diakumulasi dengan pada tahun sebelumnya, Filkom UB telah menerima total 30 mahasiswa difabel. 

"Terkait dengan fasilitas, bagaimana kita melayani mereka, bisa melihat di luar, ada jalur khusus untuk para difabel. Itu salah satu, termasuk kita menyiapkan toilet yang memang khusus difabel," lanjutnya. 

Begitu pula pada proses akademik, Filkom telah menyiapkan volunteer sebagai pendamping selama proses perkuliahan. Termasuk fasilitas alat speech-to-text yang dipasang di dosen agar memudahkan mahasiswa difabel dalam menerima pelajaran. 

"Jadi mik yang dipasang di dosen. Nanti receiver ada di mahasiswa difabel, sehingga langsung tertulis apa yang disampaikan oleh dosen di layar laptopnya mahasiswa. Harapannya, gap kita perkecil, sehingga mahasiswa difabel bisa langsung memahami sendiri apa yang dijelaskan oleh dosen," ungkapnya. 

Pada pelaksanaan PKKMB tahun ini, Filkom mengangkat tema 'Empowering Resilient Students to Grow, Adapt, and Create Impact Together'. Melalui tema tersebut, mahasiawa diharapkan memiliki karakter tangguh dan berdampak. 

"Tapi tidak sendiri-sendiri, berdampak bersama-sama. Nah, inilah yang menjadi poin penting bagaimana kemudian Filkom ini bisa mengatalisasi, memfasilitasi supaya mereka bisa menampilkan performa terbaiknya di sini," tegasnya. 

Dalam pelaksanaan PKKMB juga diikuti startup akademis selama 3 bulan agar maba lebih dapat menginternalisasi kehidupan akademik. Prof Tri juga menjelaskan mahasiswa tidak hanya didorong dalam ruang akademik, namun juga sosial. 

"Kita punya kerangka kerja yang namanya 2MP di Filkom. Kepanjangan dari Mlebu Bareng, Metu Bareng. Secara filosofis mereka sejak jadi maba, diharapkan sudah membangun bonding yang kuat di antara mereka sendiri. Sehingga euforia, semangat baru ketika masih semester 1 terus dipupuk. Saling mengingatkan, menguatkan, sampai ketika di ujung kuliah semester 8, mereka lulus bareng-bareng," pungkasnya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Pkkmb Filkom Ub Filkom UB mahasiswa baru Maba Filkom Ub Maba UB Universitas Brawijaya