KETIK, MALANG – Warga Kota Malang diimbau untuk waspada, khususnya saat berkendara di musim hujan. Dosen Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pun membagikan sejumlah cara agar tetap aman saat berkendara di tengah hujan.
Dosen Prodi Teknik Mesin UMM, Fauzan Ammar Putra, menjelaskan jalan yang basah disertai berkurangnya daya cengkeram ban terhadap aspal sering memicu risiko tergelincir. Hujan gerimis justru membuat kondisi jalan beraspal semakin licin, sehingga pengendara perlu mengetahui teknik berkendara yang tepat.
“Jalanan paling licin itu ketika baru gerimis kecil-kecil, terutama setelah kering lama. Jadi, pengendara harus lebih waspada justru pada kondisi tersebut,” ujarnya, Senin, 2 November 2026.
Ketika cuaca panas, residu kendaraan dapat masuk ke pori-pori kecil aspal. Namun, saat musim hujan, residu minyak tersebut terdorong oleh air ke permukaan. Minyak dan air kemudian bercampur membentuk lapisan tipis yang menyebabkan kontak langsung antara ban dan aspal semakin berkurang.
Untuk menghindari potensi kecelakaan, masyarakat diimbau untuk memeriksa kondisi ban. Alur ban harus dipastikan masih cukup dalam guna mengalirkan air dari bidang kontak ban dengan jalan.
"Tekanan angin dan kondisi karet ban juga perlu diperiksa," lanjutnya.
Apabila ban telah aus, pengendara tidak diperbolehkan mengikis permukaan secara manual sebab akan membuat kualitas karet ban menurun. Apabila kondisi ban dirasa sudah tak layak, maka mengganti dengan ban yang baru merupakan pilihan terbaik demi keselamatan berkendara.
“Jangan dikupas secara manual. Kalau sudah aus, berarti grip atau daya cengkeramnya sudah tidak bisa bekerja maksimal,” tegasnya.
Masyarakat juga diimbau untuk mengurangi kecepatan berkendara saat hujan guna menghindari potensi tergelincir. Agar lebih aman, sebaiknya pengendara tidak melakukan pengereman mendadak dengan tekanan penuh demi meminimalkan slip. Prinsip ini serupa dengan cara kerja Anti-lock Braking System (ABS) yang membantu menjaga roda agar tidak terkunci saat pengereman.
“Untuk meminimalkan slip, pengereman jangan langsung dilakukan secara penuh, tetapi bertahap. Tujuannya agar ban tidak langsung mengunci. Kalau terkunci, kendaraan justru bisa tergelincir,” katanya.(*)
