KETIK, MALANG – Wakil Ketua II DPRD Kota Malang, Trio Agus Purwono, menggelar Turnamen Futsal Pahlawan Cup 2026. Turnamen yang diselenggarakan pada 7–8 November 2026 di GOR Ken Arok ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan sekaligus menanamkan nilai-nilai kepahlawanan kepada pelajar SD se-Jawa Timur, khususnya Kota Malang.
"Ini memang sesuatu hal baru dan kita ingin membuat satu tradisi yang baik karena memperingati Hari Pahlawan, untuk napak tilas perjuangannya. Anak-anak pun biar ngerti tentang arti dari pahlawan ini," ujar Trio, Sabtu 7 November 2026.
Trio memiliki kepedulian besar terhadap potensi olahraga anak-anak. Menurutnya, futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digandrungi oleh generasi muda.
"Kegiatan inilah yang paling sering digandrungi sama anak-anak muda, sesuatu kegiatan yang sangat positif,” ungkapnya.
Melalui turnamen ini, ia berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet profesional yang kelak mampu mengharumkan nama bangsa di kancah nasional maupun internasional.
“Dengan kompetisi ini selain memperkenalkan DPRD, juga menumbuhkan bibit-bibit muda, pemain-pemain bola, yang terbaik untuk calon pemain sepak bola Indonesia," ujarnya.
Kemeriahan Pahlawan Cup 2026 pada 7–8 November 2026 di GOR Ken Arok, Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.com)
Trio menegaskan esensi kepahlawanan yang diajarkan dalam turnamen ini bukan sekadar seremoni. Di atas lapangan, anak-anak diajak mempraktikkan langsung nilai keberanian, sportivitas, dan tanggung jawab yang menjadi napas semangat perjuangan para pahlawan.
"Nilai kepahlawanannya itu kan berarti nilai keberanian, kemudian sportivitas, tanggung jawab, semangat untuk membela dan berjuang. Karena yang bisa dilakukan kan bagaimana membentuk satu tim, mereka bekerja sama agar meraih cita-citanya yang diinginkan," kata Politisi PKS Kota Malang itu.
Selain menanamkan jiwa patriotik, turnamen yang diikuti oleh sekitar 60 tim ini juga menjadi langkah konkret dalam merespons gaya hidup pelajar di era digital, khususnya kecenderungan anak-anak yang kerap menghabiskan waktu luang dengan gawai.
"Harapannya tumbuh di dalam diri anak-anak bahwasanya kita membutuhkan semangat para pahlawan untuk mengisi kemerdekaan ini dan bisa lebih baik lagi ke depannya," pungkasnya.
Di sisi lain, Trio mengajak generasi muda untuk terus menghormati jasa para pahlawan dan berkontribusi nyata bagi kesejahteraan serta kemajuan bangsa. Menumbuhkan sportivitas dan sikap pantang menyerah sejak dini diharapkan menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet profesional masa depan.
"Kita menginginkan agar para generasi muda selain mengingat jasa pahlawan juga memperjuangkan NKRI dengan meneruskan apa yang menjadi cita-cita mereka. Kita sebagai generasi muda dituntut sungguh-sungguh agar dapat mewujudkan Indonesia berjaya dan bangsa lain tidak bisa lagi meremehkan kita," pungkas Trio. (*)
